Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kriminal

Kasus Kematian Guru Ditikam Siswa Pertama Kali di Sulut

Kematian Alexander Werupangkey kini menjadi perhatian bagi instansi pendidikan untuk berbenah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulut.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Kasus Kematian Guru Ditikam Siswa Pertama Kali di Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kematian Alexander Werupangkey kini menjadi perhatian bagi instansi pendidikan untuk berbenah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara (Sulut) Grace Punuh.

"Pertama kami turut prihatin dan berdukacita yang sangat mendalam karena ini seperti yang kita lihat kemarin itu antara guru dan murid," katanya saat dikonfirmasi via telephone, Kamis (24/10/2019).

Ia mengatakan, secara kompleks masyarakat bisa melihat dari kacamata guru pihak pendidikan akan berbenah seperti apa dan kacamata murid akan jadi seperti apa.

"Juga didukung dari lingkungan, sarana dan prasarana mungkin juga latar belakang psikologi dan lain-lain, kita akan cari akar permasalahannya," tandasnya.

"Walaupun dari awal murid itu diketahui sudah broken home, pasti mulai dari situ, apalagi di sekolah itu lingkungannya kurang mendukung jadi semua itu bisa jadi pemicu," lanjut Grace.

Kadis Pendidikan Sulut menyampaikan pihaknya pasti akan usut kasus ini dan harus cari tahu mulai dari sarana prasarana sekolah, regulasi.

Selain itu harus melihat dari latar belakang murid, bagaimana psikologinya di rumah dan di sekolah, juga akan melihat dari sisi gurunya, bagaimana perilaku terhadap murid.

"Dan kita harapkan agar peristiwa ini jadi pertama dan terakhir di Sulut, juga kami harap agar videonya tidak tersebar luas atau viral di medsos," ungkapnya.

Kadis Pendidikan menambahkan akan menertibkan sekolah seperti kualitas fasilitas yang disediakan sekolah, sumber daya manusia guru yang juga masih kurang, bagaimana hubungan guru dan murid seperti pendidikan karakter.

Untuk spesifikasi yang dlihat secara kasat mata dari fisik sekolah itu yang pertama sekolah itu tidak ada pagar, jadi diketahui, murid tersebut punya kesempatan dengan cepat ambil pisau di rumah.

"Kemudian siswa itu menikam guru tersebut dari belakang, mungkin karea tidak ada satpam atau yang lain dan kekurangan sekolah sehingga tidak ada yang berani mendekat," tandas Grace.

"Jadi seperti yang sudah saya bilang tadi, mungkin di rumahnya ada masalah atau apa lah, dan kemudian si guru ini menegur hingga itu jadi pemicu.

"Dan di sekolah itu kekurangan guru, jadi agak sulit guru-guru menghadapi murid yang lumayan banyak, ditambah akses ke sekolah juga agak jauh," ungkapnya.

(Tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw)

BERITA TERPOPULER :

 Cuitan Agus Harimurti Yudhoyono, Tak Dipilih Presiden Jokowi Jadi Menteri Kabinet Indonesia Maju

 Ikatan Dokter Indonesia Surati Presiden Jokowi tak Lantik Dokter Terawan, Ini Tanggapan Menkes

 Terungkap Alasan Susi Pudjiastuti Tak jadi Menteri Jokowi Lagi, Menko Bidang Maritim Disorot

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved