Peringatan Dini BMKG

PERINGATAN Dini BMKG, Wilayah Yang Berpotensi Hujan Lebat, Kilat, Petir dan Angin Kencang

Peringatan dini telah dikeluarkan BMKG. Informasi tersebut mengenai cuaca, angin kencang, dan potensi terjadinya hujan.

PERINGATAN Dini BMKG, Wilayah Yang Berpotensi Hujan Lebat, Kilat, Petir dan Angin Kencang
PEXELS.COM/Josh Sorenson
ILUSTRASI hujan lebat - BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah Indonesia, yang berlaku pada Selasa (15/10/2019) besok. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peringatan dini telah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi tersebut mengenai cuaca, angin kencang, dan potensi terjadinya hujan.

Informasi peringatan dini cuaca ekstrem tersebut berlaku di sejumlah wilayah di Indonesia pada hari ini Sabtu (19/10/2019).

informasi tersebut ada pada laman resmi bmkg.go.id.

Terdapat intrusi massa udara kering dari belahan bumi Utara melintasi wilayah Laut Cina Selatan dan Samudera Pasifik Timur Philipina dan Intrusi massa udara kering dari belahan bumi selatan melintasi wilayah Samudera Hindia Barat Daya Banten Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Laut Jawa, Perairan Selatan Jawa dan Laut Arafura.

Hal ini menyebabkan berkurangnya potensi hujan pada daerah yang dilewati intrusi, tetapi dapat meningkatkan potensi hujan di daerah depan intrusi.

Massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah sebagian besar Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu,Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Terdapat Adanya Siklon Tropis ╠łNEOGURI 1004 hPa 35 knot di Perairan Timur Laut Philipina dansirkulasi siklonik di Perairan Barat dan Timur Aceh sekitar level 925/850).

Konvergensi terbentuk di wilayah pesisir Utara Aceh, Sumatera Utara dan Papua Barat dan Papua.

Daerah perlambatan angin terdapat di wilayah Sumatera bagian Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan
Tengah.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved