Istri Kopda BD Menangis dan Menyesal

WW, seorang anggota Persatuan Istri TNI (Persit) Kartika Chandra Kirana cabang XXVII Kodim 0707 Wonosobo hanya bisa menangis

Istri Kopda BD Menangis dan Menyesal
Istimewa
Toyota Land Cruiser Prado yang dipakai Wiranto saat penusukan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - WW, seorang anggota Persatuan Istri TNI (Persit) Kartika Chandra Kirana cabang XXVII Kodim 0707 Wonosobo hanya bisa menangis dan menyesal atas ujaran kebenciannya yang diduga terkait penikaman kepada Menkopolhukam Wiranto yang viral di media sosial. Istri Kopral Dua BD itu bahkan telah dilaporkan ke kepolisian atas dugaan ujaran kebencian.

Wiranto Mulai Latih Berjalan: Dijaga Polisi Militer

Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat mengatakan pada Senin (14/10) dia mengumpulkan semua anggota Kodim 0707 Wonosobo sekaligus istri-istri mereka yang tergabung dalam Persit. Pada kesempatan itu Wiwid memberikan pengarahan kepada semua anggota terutama terkait tata krama dalam menggunakan media sosial.

"Siang ini saya kumpulkan. Hal yang terutama adalah membahas kaidah medsos yang baik," kata Wiwid.

Wiwid menuturkan telah memeriksa Wiwid dan BD, suaminya, setelah unggahan WW beredar di media sosial. Saat pemeriksaan WW mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Pasi Intel Kodim 0707 Wonosobo Kaptem Arm Supriyanto mengatakan sebenarnya pihak Kodim telah memberikan pengarahan soal tata krama menggunakan media sosial kepada para anggota maupun Persit.

Brimob Bersenjata Kawal Menteri Blusukan

Pengarahan dilakukan melalui surat edaran maupun pertemuan langsung. Namun demikian, pihaknya tidak mungkin memantau satu per satu aktivitas para anggota dan Persit setiap saat.

Supriyanto menuturkan setelah pemeriksaan, WW sebenarnya tidak memiliki maksud jahat melalui unggahannya. Apa yang dia unggah hanya buah dari spontanitas atau keisengan. WW juga tidak menunjukkan indikasi terpapar paham radikal.

"Iseng terpengaruh medsos, tapi kalau sudah terjadi adanya cuma penyesalan, menangis, apalagi anaknya masih kecil," ujar Supriyanto.

BD, suami WW, menjalani proses hukum secara militer. Kodim 0707 Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat mengatakan sampai saat ini BD belum dijatuhi sanksi karena masih menunggu proses sidang disiplin militer. Sidang tersebut akan memutuskan sanksi kepada BD. Ancaman hukuman kepada BD adalah penahanan ringan maksimal selama 14 hari dan sanksi administrasi.

"Kopda BD saat ini sedang diperiksa dan dilakukan pendalaman. Sesuai aturan di TNI AD, Kopda BD turut bertanggungjawab atas perbuatan istrinya," kata Wiwid.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved