Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Mantan Polisi Dimutilasi Pacarnya, di Profilnya Tertulis Bergabung dengan Sebuah Kelompok Setan

Tetangga mengatakan bahwa pasangan tersebut adalah penggemar okultisme dan BDSM, dan dalam akun media sosialnya terdapat gambar setan.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Polisi Dimutilasi Pacarnya,Di Profilnya Tertulis Bergabung dengan Sebuah Kelompok Setan.

Bagaimana cerita dan kronologisnya?

Pelaku yang adalah wanita asal Rusia itu kini sudah ditahan polisi.

Dia mengaku memutilasi tubuh kekasihnya.

Dilansir dari Grid.id dalam artikel 'Pria ini Tewas Terpotong-Potong Setelah Lakukan Hubungan dengan Kekasihnya, Diduga Sang Wanita Lakukan Hubungan yang Menyimpang', wanita tesebut diduga telah mempraktikkan hubungan badan tak lazim secara okultisme dan BDSM bersama korban

Dilansir dari Dailymail, Anastasia Onegina dituduh membunuh pasangannya Dmitry Sinkevich, mantan polisi Rusia di kota Oryol, Rusia barat.

Namun, Anastasia Onegina yang merupakan seorang pelajar tersebut menolak mengaku telah melakukan pembunuhan.

Baca: Seorang Mahasiswa Meninggal Saat Mengikuti Diksar Pecinta Alam, Polisi Tetapkan 17 Orang Tersangka

Anastasia mengatakan bahwa dia menemukan mayat kekasihnya dan takut dia akan dituduh melakukan pembunuhan.

Atas dasar itu, Anastasia memutuskan untuk memutilasi mayat kekasihnya.

Salah satu teori yang dikemukakan oleh pihak kepolisian adalah bahwa Dmitry meninggal saat melakukan hubungan badan tak lazim.

Tetangga mengatakan bahwa pasangan tersebut adalah penggemar okultisme dan BDSM, dan dalam akun media sosialnya terdapat gambar setan.

Okultisme adalah kepercayaan terhadap hal-hal supranatural seperti ilmu sihir.

Baca: Pria Ini Mengaku Anggota Polisi dari Brimob, Dua Handphone Berhasil Dirampas, Kini Ditangkap Polisi

Sedangkan BDSM adalah istilah dalam hubungan badan yang melibatkan rasa sakit dan kekerasan saat bercinta serta melukai diri sendiri atau pasangan untuk mencapai kepuasan.

Dalam suatu laporan menyatakan, bahwa tetangga pasangan tersebut mengatakan bahwa mereka mengadakan pesta pora mingguan.

Para tetangga mengeluh tentang aksi mereka karena menimbulkan kebisingan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved