Kembali Narkoba Diselundupkan dari Malaysia, BNN Temukan 38 Kg Sabu di Tarakan

Rencananya narkotika sebanyak itu akan diedarkan di Samarinda, Kutai Timur, Balikpapan dan sekitar Kaltim.

Kembali Narkoba Diselundupkan dari Malaysia, BNN Temukan 38 Kg Sabu di Tarakan
Istimewa
ilustrasi-sabu-sabu 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Upaya penyelundupan 38 kilogram sabu dari Tawau Malaysia yang dikirim lewat jalur laut menuju, Kalimantan Timur--berhasil digagalkan .

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN )berhasil menangkap lima tersangka, yakni Daeng Ari, Rudi, Agus, Firman dan Tanco sebagai pengendali.

"Penangkapan dilakukan di beberapa tempat yakni rumah makan Pinrang 88 Jalan Ahmad Yani dan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, serta di SPBU PELITA 2 Jalan Sultan Sulaiman dan Cafe Excelco Big Mall, Samarinda," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam pesan singkat melalui whatsapp kepada Antara, Senin (7/10/2019).

Berdasarkan keterangan para tersangka, rencananya narkotika sebanyak itu akan diedarkan di Samarinda, Kutai Timur, Balikpapan dan sekitar Kaltim.

"Jaringan ini juga berupaya membuka pasar/market baru dan menambah pasokan di wilayah Kaltim terkait dengan rencana pemindahan ibukota RI ke Kaltim," kata Arman.

Dijelaskannya sabu yang dibawa dari Malaysia melalui Tarakan kemudian menggunakan jalur darat yang dikendalikan oleh Asri dengan buyer.

Tim BNN berhasil mengamankan tersangka atas nama Firman dan Agus yang sedang menaiki mobil nomor polisi KT 8464 BO yang sedang parkir di rumah makan Pinrang 88 dan saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersebut.

Kemudian menemukan kotak kayu besar warna hitam dan satu sak warna hijau serta satu sak karung warna putih berisi narkotika jenis sabu sebanyak 38 kg yang dikemas dengan lakban warna hitam dan abu abu.

"Sementara itu salah satu tersangka bernama Firman adalah Kepala Seksi Cegah Damkar Tarakan," kata Arman. (*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved