Ini Jurus UNVR Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi  

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tak memandang ancaman pelemahan ekonomi global sebagai momok menakutkan.

Ini Jurus UNVR Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi   
kontan.co.id
PT Unilever Indonesia Tbk 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tak memandang ancaman pelemahan ekonomi global sebagai momok menakutkan. Perusahaan barang konsumer ini justru melihat ada peluang ketika ekonomi melandai.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Hemant Bakshi menyatakan, dirinya optimistis dengan masa depan bisnis di Indonesia, walaupun ada ancaman resesi global. Alasan dia, Indonesia salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia.

Baca: Indeks Small-Mid Cap Berjaya: Lebih Moncer Dibanding IHSG

“Walaupun penduduknya banyak, level konsumsi masyarakatnya masih rendah. Di sanalah peluang bagi Unilever untuk terus berkembang,” jelas Bakshi saat ditemui di acara CEO Talk Kompas100 di Menara Kompas, Jumat (4/10).

Bakshi memberi contoh, konsumsi sampo di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan Malaysia dan negara Asia lainnya. Menurut dia, Indonesia masih bisa bertahan, bahkan berada di posisi yang aman, kendati ada turbulensi di berbagai belahan dunia.

Unilever sebagai salah satu perusahaan konsumer multinasional tentunya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi ancaman resesi ini. Yang terpenting , ujar Bakshi, adalah menentukan apa yang paling dibutuhkan di masa tersebut.

Baca: Kredit Properti Masih Belum Bisa Ngegas

Pertama, UNVR akan lebih dekat dengan konsumer di saat masalah resesi itu terjadi. “Kalau lebih dekat dengan konsumer, kita bisa lebih tahu solusi apa yang diingkan dan dibutuhkan masyarakat,” ujar dia. UNVR berupaya mengintegrasikan apa yang paling sering dikonsumsi dan dibutuhkan masyarakat, mulai dari produk makanan dan minuman, hingga personal care.

Kedua, memiliki portoflio lengkap, namun tetap berkualitas. Bakshi menjelaskan, produk UNVR mampu memberikan layanan ke semua kalangan. Hal ini dibuktikan dengan diversifikasi produk, mulai dari yang biasa hingga premium.

Dia memberikan contoh, untuk produk sampo, UNVR melayani kelas atas yang memiliki kebutuhan yang lebih spesifik dengan produk Tresemme dan Dove. Kemudian untuk kelas menengah ada Clear dan Sunsilk. Adapun produk kelas menengah ke bawah, UNVR punya produk Lifebuoy Shampoo yang ekonomis, tapi tetap berkualitas.

Ketiga, Unilever memberikan produk yang bisa diakses dengan mudah oleh konsumen. Artinya, produk tersebut  bisa dibeli masyarakat di tengah situasi apapun. “Unilever berupaya dengan menyesuaikan kemasannya,” jelas dia.

Baca: Publik Dukung Jokowi Bikin Perppu

Bakshi mencontohkan, dulu produk shampo botolan hanya bisa dibeli oleh kalangan tertentu. Namun ketika dibuat dalam bentuk saset, maka semua kalangan bisa membelinya. Kelebihannya, harganya yang terjangkau.

“Melalui strategi itu, Unilever mampu dan optimistis menghadapi adanya ancaman resesi global,” jelas Hemant Bakshi. (Arfyana Citra Rahayu)

 

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved