Viral Medsos

Ingin Jadi Petugas Pemadam Kebakaran, Begini Permintaan Terakhir Bocah Pengidap Kanker Otak

Bocah bernama Ahmad Danial ini sebenarnya sedang dalam perawatan paliatif dan intensif karena tidak adanya pengobatan yang efektif terhadap DIPG ini.

Berita Harian/Facebook: Friends of Bomba Malaysia
Kisah terkabulnya permintaan terakhir bocah pengidap kanker otak, ingin jadi petugas pemadam, ini yang dilakukan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah kisah terkabulnya permintaan terakhir seorang bocah yang mengidap kanker otak.

Keinginan dan harapan mungkin menjadi satu-satunya hal yang bisa dipegang oleh seseorang yang akan kehilangan nyawa.

Apalagi yang mengharapkan tersebut adalah seorang bocah berumur 7 tahun pengidap kanker otak ini.

Dilansir dari Berita Harian via World of Buzz pada (6/9/2019), seorang anak laki-laki berusia 7 tahun didiagnosis menderita kanker otak stadium 4 Diffuse Intrinsic Pontine Glioma (DIPG), telah mendapatkan permintaan terakhirnya.

DIPG adalah penyebab utama kematian di antara tumor otak yang diderita oleh banyak anak-anak.

Bocah bernama Ahmad Danial ini sebenarnya sedang dalam perawatan paliatif dan intensif karena tidak adanya pengobatan yang efektif terhadap DIPG ini.

Bahkan DIPG ini saking sulitnya disembuhkan ia hanya memiliki sedikit peluang untuk bertahan hidup selama beberapa bulan.

Baca: Wanita 28 Tahun Mulas Diantar Suami ke Poskesdes, di Tengah Jalan Tak Tahan, Rebahan di Rerumputan

Baca: Kronologis Polisi dan Istrinya Tewas Tertembak: Ternyata Aiptu Pariadi Tembak Istri Lalu Bunuh Diri

Baca: Kakek 64 Tahun Bersepeda, Dia Berhenti Pesan Air Putih di Angkringan, Tertunduk Bersandar di Gerobak

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Ahmad Danial sendiri mengaku dan bercita-cita menjadi seorang pemadam kebakaran sebelum kondisi ini menimpanya.

Meskipun dia lumpuh dan tidak dapat berbicara, namun dengan usaha orang tua dan orang yang sayang kepadanya, ia berhasil mewujudkan mimpinya.

Keinginan bocah itu diamini oleh Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia melalui bantuan Persatuan Sokongan Anak-Anak (PESONA).

Direktur pemadam kebakaran Pahang, Nor Hisham Mohammad, menyebutkan bahwa ketika mereka menerima permintaan khusus ini, mereka memutuskan untuk melakukannya SECEPATNYA sebelum terlambat.

"Kami memahami perasaan orang tuanya, dan kami ingin berbagi rasa sakit mereka."

Dengan mobil pemadam kebakaran yang dikemudikan oleh direktur sendiri, tim pemadam kebakaran mengunjungi Ahmad Danial di Berserah, Pahang.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved