G30S PKI

Kisah Frans Pangkey, Tuama Manado Eks Cakrabirawa yang Lawan Letkol Untung: Anda akan Saya Hajar!

"Saya dicurigai akan membunuh Soekarno di kemudian hari sebab saya eks permesta dan anti Soekarno," katanya.

Kisah Frans Pangkey, Tuama Manado Eks Cakrabirawa yang Lawan Letkol Untung: Anda akan Saya Hajar!
direktorial.wordpress.com
Pasukan Cakrabirawa 

Pernah Ancam Bunuh Letkol Untung, Dimutasi Karena Eks Permesta, 'Saya Sangat Benci PKI'

TRIBUNMANADO.CO.ID - Frans Pangkey (78), putra kawanua, pernah menjadi anggota pasukan Cakrabirawa pengawal Presiden Soekarno.

Salah satu pasukan Cakrabirawa asal Manado, Sulawesi Utara, Frans Pangkey yang kemudian dikeluarkan oleh Letnan Kolonel Untung bin Syamsuri, Komandan Batalyon I Cakrabirawa.

Penyebab ia dikeluarkan karena beradu fisik dengan pasukan Cakrabirawa lainnya.

Bahkan, Frans Pangkey sampai dicurigai akan membunuh Presiden kala itu, Soekarno Hatta.

Di mana, Pasukan Cakrabirawa ini, terlibat dalam penculikan enam Jenderal, pada malam 30 September 1965 yang dikenal dengan peristiwa G30 S PKI.

Dikomandoi oleh Letkol Untung yang adalah komandan Pasukan Cakrabirawa.

Nasib Para Eks Prajurit Cakrabirawa Pasca G30S/PKI, Disiksa hingga Lari ke Thailand & Punya 1 Ciri
Nasib Para Eks Prajurit Cakrabirawa Pasca G30S/PKI, Disiksa hingga Lari ke Thailand & Punya 1 Ciri (Intisari)

Peristiwa itu menandai jatuhnya Soekarno dan naiknya orde baru di bawah Presiden Soeharto yang memerintah Indonesia selama 32 tahun

Frans Pangkey dikeluarkan gara-gara berselisih dengan seorang anggota cakrabirawa.

"Dia mengejek saya, kami bertengkar dan saya pukul dia hingga giginya copot," katanya.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved