Murid Aniaya Guru
Beraninya Siswa Ini Tampar Gurunya, Tak Mau Ditegur Rapikan Seragam, Orangtua Minta Maaf
Hal tak terduga terjadi. Seorang murid berani sekali menampar seorang guru. Perbuatan tak terpuji itu dilakukan hanya karena masalah sepele.
Peristiwa tersebut terjadi ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung di kelas VIII di SMP tersebut.
Kepala SMP Darussalam, Ahmad Bustomi mengungkapkan, berdasarkan penuturan dari para guru, kejadian tersebut berawal ketika mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VIII.
Saat pelajaran tengah berlangsung, salah seorang murid NF malah bermain telepon seluler (ponsel).
Guru yang mengajar saat itu sempat menegur NF, namun tak digubris.
Guru tersebut kemudian masuk ke ruang guru sambil menangis.
"Teguran sang guru itu tidak dihiraukan pelaku, mungkin karena kesal tidak dihargai dan sedih, guru itu kemudian masuk kantor guru," ujar Bustomi, Kamis (8/3/2018) siang.
Saat di ruang guru, korban melihat rekan sesama guru itu menangis dan kemudian menuju ruang kelas dengan maksud hendak menenangkan suasana di dalam kelas tersebut.
Korban kemudian menegur NF yang saat itu masih asyik bermain ponsel dan merebut ponsel tersebut dari tangan pelaku.
Tak terima ditegur, NF kemudian memukul korban menggunakan kursi plastik hingga korban sempoyongan.
Ponsel yang dipegang korban saat itu terlepas dan terhempas ke lantai.
Melihat ponselnya terlepas dari pegangan korban, pelaku kemudian mengambilnya lalu melemparkannya ke korban tepat mengenai bagian lehernya.
Kondisi kelas saat itu sepi, karena siswa lainnya ikut keluar begitu guru mata pelajaran mereka keluar.
"Pelaku tidak terima, dan sempat ada adu mulut, mungkin karena kesal kursi plastik tempat duduk dia dipukulkan," ucapnya.
Atas peristiwa tersebut, korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan.
"Pelaku sudah dipanggil dan dikasih nasihat. Pihak keluarga korban juga sudah bertemu dengan pelaku, dan pelaku juga sudah meminta maaf," ungkap Bustomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-tampar-235623w626.jpg)