Kabar Pesepakbola
KABAR TERBARU Kesehatan Legenda Sepakbola Asal Argentina Gabriel Batistuta
Pemain yang identik dengan rambut gondrong ini pernah malang melintang dan mencapai puncak kejayaan saat merumput di Liga Italia Seri A.
Batistuta dikabarkan telah menjalani operasi di Basel, Swiss, untuk "memperbaiki" bagian pergelangan kakinya yang rusak.
Dari informasi yang dihimpun SportFEAT.com, bagian pergelangan kaki Batistuta yang sudah rusak akan diganti dengan komponen prostesis atau tiruan.
Gabriel Batistuta akan melakukan operasi pada bagian kaki kiri terlebih dulu sebelum nantinya menjalani hal serupa untuk bagian kanan.
Kabar baiknya, proses operasi itu berjalan dengan lancar dan Gabriel Batistuta pun menyambutnya dengan perasaan gembira.
"Tahap pertama telah dilalui. Pergelangan kaki buatan telah terpasang dan kini saatnya untuk masa penyembuhan," tulis Batistuta.
"Terima kasih untuk semua cinta dan perhatian yang telah kalian berikan," tulis Gabriel Batistuta melanjutkan.
Dengan begitu, harapan Batistuta untuk menikmati masa pensiun dengan perasaan yang lebih tenang pun selangkah lagi bakal terwujud.
Harapan itu sendiri pernah diungkapkan Gabriel Batistuta beberapa pekan sebelum menjalani operasi tersebut.
"Semoga saya tak kesakitan lagi ketika duduk dan bisa berjalan bahkan bermain ski dan golf lagi," ujarnya saat itu.
"Ini merupakan langkah yang terbaik. Tujuannya adalah untuk menghilangkan rasa sakit ini," tutur Gabriel Batistuta memungkasi.
Nama Gabriel Batistuta memang begitu melegenda bagi pencinta sepak bola, terutama bagi generasi 90-an.
Pasalnya nama Batistuta turut meroket bersamaan dengan pamor Liga Italia yang tengah bersinar pada saat itu.
Awal karier Gabriel Batistuta sendiri dimulai di Argentina dengan memperkuat Newell's Old Boys, River Plate, dan Boca Juniors, dalam kesempatan yang berbeda.
Setelah tiga musim berkutat di Negeri Tango, Batistuta pun mencoba peruntungan dengan merantau ke Italia dengan bergabung di Fiorentina.
Walau melegenda bersama Fiorentina dalam sembilan tahun masa pengabdiannya (1991-2000) tetapi Batistuta baru bisa mencicipi scudetto kala pindah ke AS Roma.