Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gudang Senjata Meledak

Gudang Senjata yang Terbakar Terdapat 40 Jenis Bahan Peledak Granat, Ranjau Darat, dan Mortir

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, terdeteksi ada 40 jenis bahan peledak terdiri dari granat, ranjau darat, dan sisanya mortir.

(FACEBOOK via Tribun Jateng / YouTube Kompas TV)
VIDEO warga panik gudang senjata Mako Brimob di Semarang terbakar dan meledak, Sabtu (14/9/2019), 1 anggota Brimob terluka. 

Kapolda Jateng Ungkap Kronologi Ledakan

Gudang tempat penyimpanan bahan peledak dan bom-bom militer di Mako Brimob Kota Semarang, Jawa Tengah terbakar, Sabtu (14/9/2019).

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjelaskan, gudang tersebut adalah tempat penyimpanan beberapa bahan peledak hasil temuan masyarakat.

Setidaknya ada 30-an barang dan tujuh hingga sepuluh di antaranya merupakan bom berkapasitas besar.

Adapun kronologinya, ledakan bermula sekitar pukul 07.00 WIB pagi terdengar sebuah ledakan kecil.

Tak lama kemudian, disusul sebuah ledakan besar dan beberapa ledakan kecil lainnya.

Warga pun saat itu panik sesegera diimbau untuk mengamankan diri oleh anggota Brimob.

"Jarak (perumahan) warga sekitar 100 meteran. Setelah evakuasi, pukul 8 sudah tidak terdengar ledakan lagi.

Kemudian dilakukan penyisiran oleh Kapolsek Banyumanik dan Wakapolrestabes ada warga yang jadi korban tidak.

Karena sebagian kaca rumah warga pecah akibat getaran yang ditimbulkan," tuturnya.

Sekiranya pukul 08.30 WIB, tim pemadam kebakaran Kota Semarang sampai di lokasi.

Setidaknya ada 8 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca: Aksi Unjuk Rasa di Depan KPK: Remaja Ini Mengaku Dibayar 50 ribu Untuk Ikuti Demo

Baca: Pensiunan Ini Habiskan Rp 519,6 Juta untul Menolak Denda Tilang Rp 1,7 Juta

Baca: Kelompok Pemberontak Houthi Gunakan 10 Drone Dalam Serangan ke Pabrik Minyak Saudi

Hingga pukul 12.30 WIB terlihat beberapa petugas pemadam kebakaran berusaha melakukan pendinginan TKP.

Meski tak menimbulkan korban pada warga, Kapolda Jateng memastikan akan membersihkan dan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan.

"Dari rekaman CCTV yang saya lihat ledakan bukan sabotase.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved