Bertita Boltim
Pencetakan KIA di Kabupaten Ini Belum Optimal, Setahun Tercetak 23 Kartu dari 4.000 Blangko
Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, belum optimal.
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, belum optimal.
Dari persediaan 4.000 blangko KIA sejak tahun 2018, baru 23 keping yang dicetak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boltim.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Boltim, Rusmin Mokoagow mengatakan, kendala sehingga KIA belum maksimal cetaknya, yakni alat cetak.
"Kami belum memiliki mesin pencetak KIA. Waktu lalu 23 keping baru percobaan gunakan mesin cetak KTP Elektrik," ujar Rusmin Mokoagow, Jumat (13/09/2019).
Mesin cetak KTP berbeda dengan KIA.
Maka tahun ini diusahakan, untuk dianggarkan kembali.
Setelah tahun lalu pernah dianggarkan.
Namun tidak ada pihak ketiga berani mengambilnya.
Karena dinilai terlalu murah.
Tahun lalu sudah disesuaikan dengan standar harga pusat (SBU) sebesar Rp27 juta per unit.
Namun pihak ke tiga tidak berani, sebab terlalu murah.
Alasan mereka tidak ada keuntungan, karena kena pajak dua kali dari perusahaan dan pemerintah, ditambah ongkos kirim tinggi.
"Kami anggarkan kembali tahun ini sebesar Rp33 juta rupiah," ujar Rusmin lagi.
Lendi Simbala, warga Tutuyan mengatakan, hingga kini belum ada KIA.
Padahal kartu identitas ini sangat penting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pencetakan-kia-dikabupaten-ini-belum-optimal-setahun-tercetak-23kartu-dari-4000-blangko.jpg)