Berita Minahasa

Musim Kemarau di Minahasa Harga Cabai Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

Musim kemarau berkepanjangan membuat harga cabai yang dijual di pasar tradisional terus naik.

Musim Kemarau di Minahasa Harga Cabai Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram
Tribun manado / Andreas Ruaw
Kantin di Minahasa 

Musim Kemarau di Minahasa Harga Cabai Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musim kemarau berkepanjangan membuat harga cabai yang dijual di pasar tradisional terus naik.

Seperti yang terjadi di Pasar Tondano, Kota Tondano, Kabupaten Minahasa.

Harga jual produk cabai seperti cabai rawit merah dipatok lebih dari Rp 70 ribu per kilogram (kg).

Novi Pangayow (40) salah seorang pemilik warung makan di Tondano mengatakan, harga cabai rawit sudah naik dari seminggu yang lalu.

Menurutnya, mahalnya harga cabai dipengaruhi oleh musim kemarau yang sudah berlangsung cukup lama.

"Harga cabai di pasar yang sebelumnya hanya Rp 40-50 ribu, kini sudah melonjak naik sekitar Rp 70 ribuan per Kg," katanya saat diwawancarai di kantin miliknya, Jumat (13/9/2019).

BERITA POPULER:

> Makam BJ Habibie Jadi Tempat Berswafoto Warga, Nisan Sampai Miring, Ibu Awas, Hati-hati dong

> BJ Habibie Masuk Daftar 1 dari 5 Tokoh Jenius di Dunia, IQ Albert Einstein 160, Kalau Habibie?

> Bangun Pagi Merasa Pusing, Ternyata Ini Penyebabnya, Bukan Penyakit

Walau begitu Novi tetap membeli cabai dengan stok seperti biasanya. Ia mengatakan kalau stok dikurangi bakal berpengaruh terhadap cita rasa dalam masakannya.

"Ya tentu rugi, karena otomatis kalau harga cabai naik berarti biaya belanja harus dipotong dari hasil pendapatan," tandasnya.

Selain cabai, diketahui pula harga komoditi sayur juga mengalami kenaikan tapi tidak terlalu signifikan.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved