Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolsel

Belum Ada Sawah Kering di Bolsel Selama Musim Kemarau

Musim kemarau panjang yang menimpa Sulut belakang ini, juga berdampak pada sebagian besar daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR)

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Istimewa/Yubz Sukamoto
Sawah di Bolsel 

Belum Ada Sawah Kering di Bolsel Selama Musim Kemarau

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musim kemarau panjang yang menimpa Sulut belakang ini, juga berdampak pada sebagian besar daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Hal ini menarik perhatian pemerintah kabupaten (pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Marwan Makalalag, menyampaikan dari survei tim DPKP di lapangan dan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut.

Bahwa nanti awal tahun depan Bolsel akan merasakan dampak kemarau panjang.

“Insya Allah kami sudah mengantisipasi kemarau panjang nanti. Alhamdulilah stok pangan kita cukup sampai tahun depan," jelas Marwan, Kamis (12/9/2019) ketika dihubungi Tribun Manado.

Ia menyebutkan meskipun musim panas sudah melanda. Belum ada laporan dari petani yang sawahnya mengalami kekeringan.

BERITA POPULER:

> Potret Raymond Hartanto, Adik Boy William yang Meninggal Dunia: Aku Selamanya Menjadi Kakakmu

> VIRAL Pria Mirip Pemain Film Yesus Datang ke Minahasa, Berdoa di Watu Pinawetengan: Kita Diberkati

> Pasangan Ini Pacaran 5 Tahun, Nikah Hanya 5 Bulan, Suami Alim Jadi Beringas saat Bulan Madu di Dubai

“Berarti ini menunjukan kondisi persawahan di Bolsel masih aman dan kondusif. Karena saat ini di sejumlah wilayah baru saja selesai menanam," ujar dia.

Ia mengaku di Bolsel hanya ada beberapa sawah yang kekurangan volume air.

Diantaranya di Desa Biniha, Kombot, dan Popodu. “Jadi, diharapkan agar petani juga memantau volume air di persawahannya, apabila terjadi kendala, segera berkordinasi dengan DPKP," tegasnya.

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Ia menambahkan, selaku instansi teknis pihaknya juga menginginkan di musim kemarau ini tidak terjadi gagal panen.

“Semoga di musim ini tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas para petani. Untuk itu, petani juga harus memperhatikan padinya jangan sampai hama yang akan merusak," tandasnya. (Nie)

KABAR BJ HABIBIE:

> Permintaan BJ Habibie Akhirnya Terkabul, Bersanding Kembali dengan Terkasih Ainun di Tempat Ini

> Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari Menangis di Rumah Duka BJ Habibie

> MENGENAL BJ Habibie, Satu-satunya Presiden Indonesia yang Dari Luar Jawa, Ini Profilnya!

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved