NEWS
MENGENAL SBY Lebih Dekat, Presiden Indonesia ke-6 yang Hari Ini Berulang Tahun ke-70
SBY adalah Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Jabatan pengganti sebagai Menteri Dalam Negeri atau Menteri Perhubungan yang ditawarkan presiden tidak pernah diterimanya.
Kabinet Gotong Royong pimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 10 Agustus 2001.
Merasa tidak dipercaya lagi oleh presiden, jabatan Menko Polkam ditinggalkannya pada 11 Maret 2004. Berdirinya Partai Demokrat pada 9 September 2002 menguatkan namanya untuk mencapai puncak karier politik.
Ketika Partai Demokrat dideklarasikan pada 17 Oktober 2002, namanya dicalonkan menjadi presiden dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2004.
Setelah mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam dan sejalan dengan masa kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2004, ia secara resmi berada dalam koridor Partai Demokrat. Keberadaannya dalam Partai Demokrat menuai sukses dalam pemilu legislatif dengan meraih 7,45 % suara.
Pada 10 Mei 2004, tiga partai politik yaitu Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bulan Bintang secara resmi mencalonkannya sebagai presiden berpasangan dengan kandidat wakil presiden Jusuf Kalla.
Pada Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang diadakan di Bali tanggal 30 Maret 2013, Susilo Bambang Yudhoyono ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat, menggantikan Anas Urbaningrum.
Selanjutnya pada Kongres IV Partai Demokrat yang diadakan di Hotel Shangri-La, Surabaya tanggal 12 Mei 2015, Susilo Bambang Yudhoyono kembali terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode 2015-2020.
Ringkasan karier SBY
1. Prangko Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
2. Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
3. Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
4. Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
5. Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
6. Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
7. Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
8. Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
9. Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
10. Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
11. Dosen Seskoad (1989-1992)
12. Korspri Pangab (1993)
13. Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
14. Asops Kodam Jaya (1994-1995)
15. Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
16. Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
17. Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
18. Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda
19. Asospol Kassospol ABRI/wakil Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Umum MPR 1998)
20. Kassospol ABRI/ Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
21. Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
22. Menteri Pertambangan dan Energi (sejak 26 Oktober 1999)
23. Menteri Koordinator Politik Sosial Keamanan(Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid)
24. Menteri Koordinator Politik Dan Keamanan(Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004
25. Presiden Republik Indonesia (2004-2014)
Penugasan
Jenderal TNI (Purnawirawan) Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah ditugaskan dalam Operasi Seroja di Timor-Timur pada periode 1979-1980 dan 1986-1988 ini meraih gelar doktor (Ph.D.) dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 3 Oktober 2004.
Pada 15 Desember 2005, ia menerima gelar doktor kehormatan di bidang ilmu politik dari Universitas Thammasat di Bangkok, Thailand.
Dalam pidato pemberian gelar, ia menegaskan bahwa politik merupakan seni untuk perubahan dan transformasi dalam sebuah negara demokrasi yang damai.
Ia tidak yakin sepenuhnya kalau politik itu adalah ilmu.
Itulah profil SBY, Presiden Indonesia ke-6 yang hari ini berulang tahun ke.
Selamat ulang tahun Pak SBY, semoga bapak sehat selalu. (Tribunmanado.co.id/Indri Fransiska Panigoro/WikipedA)
Tonton: