Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Gabungan Ormas di Sulut Diskusi Persoalan Bangsa, Hanny Pantouw Sebut Bahas 3 Poin Penting

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Utara (Sulut) bersama gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Sulut berkumpul.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel Karundeng
Siti Nurjanah/tribun manado
Tonaas Wangko LMI, Pdt Hanny Pantouw STh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Utara (Sulut) bersama gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Sulut berkumpul, Sabtu (24/8/2019).

Gabungan Ormas tersebut di antaranya, Laskar Manguni Indonesia (LMI), Barmas, Wewene Minahasa, BMI, ME, Garda Totozik, OKLBI, Benteng, dan Makatana Minahasa.

Pimpinan dan pengurus Ormas berkumpul membahas tentang permasalahan yang terjadi di Indonesia saat ini, terutama masalah isu agama yang melibatkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan masalah keamanan terkait kasus Papua.

Tonaas Wangko LMI, Pdt Hanny Pantouw STh mengatakan, diskusi tersebut tak hanya membahas masalah bangsa, diskusi yang dipimpinnya bersama Kepala Badan Kesbangpol Sulut Drs Meiki Onibala tersebut melahirkan beberapa solusi bersama atas sejumlah masalah tersebut demi mewujudkan kedamaian bersama di Indonesia khususnya di Provinsi Sulut.

"Ada tiga poin penting terkait diskusi ini. Pertama, semua pimpinan dan pengurus gabungan Ormas tersebut sepakat pernyataan Ustadz Abdul Somad soal salib yang disebutnya Jin bersifat personal," ujarnya, kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (25/8/2019).

Ia menambahkan, yang kedua, masalah Papua dikarenakan kurang tegasnya pemerintah dalam menangani masalah hukum. Ketiga, seluruh pimpinan dan pengurus gabungan Ormas ini meminta Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dapat hadir dalam acara dialog dengan gabungan Ormas yang ada di Sulut.

Pdt Hanny mewakili pimpinan dan pengurus seluruh Ormas yang hadir mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulut melalui Badan Kesbangpol Sulut yang selalu memberikan perhatian terhadap keberadaan dan perkembangan Ormas di daerah.

“Yang pasti kami selalu bermitra dengan Pemerintah daerah baik Provinsi maupun seluruh Kabupaten/Kota, membangun sinergitas satu dengan yang lain demi Sulut yang semakin lebih baik,” ujarnya.

Sementara Onibala mengaku, salut kepada Ormas yang ada di Sulut karena hingga saat ini tetap setia dalam komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dan tidak terpancing dengan situasi di luar Sulut.

“Ini membuktikan, Sulut sulit disulut. Sulut itu aman dan damai. Ormas di Sulut luar biasa,” ujarnya.

Menurut Onibala, berkumpulnya pimpinan dan pengurus Ormas untuk duduk berdiskusi bukannya turun ke jalan dan meneriakan aspirasi bukan berarti Ormas-Ormas ini tidak lagi memiliki kekuatan, tapi justru sebagai wujud menghormati satu dengan yang lain.

“Kita duduk dan berdiskusi adalah untuk saling tukar pikiran, memberi pendapat, yang nantinya bisa jadikan rekomendasi, hasil dari kita bersama,” tegasnya. (ana)

Berita Populer

Baca: Wanita Ini Datang ke Rumah Pacar, Minta Dipeluk Lalu Lemas dan Tak Sadarkan Diri, Ini Yang Terjadi

Baca: Kronologis Lengkap Tewasnya Leonardo Dicaprio dalam Insiden Kecelakaan Beruntun

Baca: Istri Ahok Tampil Beda Sambut Kelahiran Anak Pertama, Rambut Puput Nastiti Devi Jadi Sorotan

Berita Seleb

Baca: 6 Artis Ini Dapat Kecaman Karena Dinilai Terlalu Vulgar, dari Syahrini hingga Aura Kasih

Baca: 3 Kali Terjerat Kasus Narkoba, Artis Ini Harus Tinggalkan Sang Istri Saat Hamil

Baca: Tak Mau Baterai Smartphone Cepat Rusak, Perhatikan Hal-Hal Ini, Jangan Mencharge Sebelum Tidur

Sport dan Kesehatan

Baca: Air Hangat Banyak Manfaatnya, Bisa Menghilangkan Racun Tubuh dan Menurunkan Berat Badan

Baca: FIFA Akhirnya Turun Tangan Terkait Masalah Sepak Bola di Negeri Asal Mohamed Salah

Baca: Mahalnya Harga Pesepak Bola, Ronaldo: Pemain Bisa Dihargai 100 Juta Meski Belum Menunjukan Apa-apa

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved