Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Cara Youtuber Mendapat Penghasilan Besar dari YouTube

Untuk bisa mendapatkan Adsense, YouTuber harus memiliki minimal 1.000 subscriber (pelanggan) dan 4.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir.

Editor: Chintya Rantung
ist/Tribun Wow
Youtubers 

Harapan mendapat uang dari AdSense memang menjadi salah satu alasan orang ingin menjadi YouTuber, meski persepsinya kurang tepat.

Uang yang dihasilkan para kreator adalah berkat rencana bisnis yang matang melalui konten yang ditampilkan di kanal YouTube, bukan semata-mata mengandalkan jumlah subscriber.

"Ini merupakan kombinasi dari kesungguhan menciptakan konten, menyampaikan, lalu menangkap nilainya," kata Shcmoyer.

Karena itulah, AdSense tidak menjadi satu-satunya sumber pendapatan bagi YouTuber untuk meraup untung. Apalagi, menurut Irwan, algoritma YouTube sering berubah dan tidak pasti sehingga menyulitkan para pembuat konten. Lantas, dari mana sumber pendapatan lainnya?

Endorsement dan jualan merchandise

Irwan mengaku bahwa endorsement dan kegiatan acara offline menjadi sumber pendapatan lain Sobat Hape di luar AdSense. Endorsement adalah promosi produk pengiklan oleh sang pemilik kanal. Sementara, kegiatan offline contohnya menjadi pembicara di sebuah event.

Keduanya bisa dilakukan apabila sang YouTuber sudah dikenal luas dan memiliki jumlah pengikut yang signifikan sehingga dipandang sebagai influencer. Dengah kata lain, mereka bisa memanfaatkan pengaruh sebagai influencer untuk mendatangkan uang. 

Endorsement yang dipilih tentunya juga yang berkaitan dengan konten video kanalnya. Misalnya, kanal kencantikan mempromosikan produk make-up. Endorsement semacam ini memang lazim dilakukan di media sosial dan platformkonten seperti YouTube.

YouTuber lain memiliki cara berbeda untuk memperoleh pendapatan di luar sekadar iklan AdSense.

Jake Paul, misalnya, menjual berbagai merchandise di kanal YouTube miliknya. YouTube memang menyediakan saluran khusus bagi YouTuber untuk menjual merchandise. Namun, hanya YouTuber tertentu yang bisa menggunakan layanan ini.

Syaratnya, ia harus memiliki minimal 10.000 subscriber, tidak melanggar pedoman YouTube, dan mengikuti YouTube Partner Program. Layanan ini juga belum merambah ke Indonesia, baru tersedia di 18 negara saja.

Di Indonesia, beberapa YouTuber juga menjual produk buatan mereka, seperti T-Shirt atau make up, meski tanpa memanfaatkan layanan merchandise YouTube.

Selain mendapatkan uang segar dari penjualan merchandise, YouTuber juga bisa menerima merchandise gratis dari vendor. Merchandise ini memang tidak berwujud uang segar, tapi nilai barang yang diterima biasanya cukup berharga.

Peter McKinnon, sinematografer yang terjun ke dunia per-YouTube-an, seringkali menampilkan video yang mengulas produk gratisan dari para vendor.

BERITA SELEB

Baca: Sempat Disinggung Tessa Mariska, Nikita Mirzani Bongkar Dalang di Balik Kasus Penelantaran Anak

Baca: Kerap Terlihat Tegar, Tangis Nikita Mirzani Pecah Saat Sajad Ukra Libatkan Anak dalam Kasus Hukum

Baca: Total Kekayaan Ayu Ting Ting Dikabarkan Capai Rp 200 M, Yuk Intip Isi Rumah Mewahnya!

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved