Berita Minahasa
Antisipasi Bencana di Musim Kemarau, Begini Imbauan ROR!
Bupati Minahasa Royke Roring (ROR) mengatakan, mengantisipasi penanganan dan pencegahan kebakaran yang terjadi.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Minahasa Royke Roring (ROR) mengatakan, mengantisipasi penanganan dan pencegahan kebakaran yang terjadi di saat musim panas yang berkepanjangan, sudah saatnya untuk mengoptimalkan program Pembukaan lahan tanpa bakar.
“Pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) yang harus dioptimalisasikan. Tidak ada cara lain, harus beralih dari cara tradisional ke modern.
"Masyarakat harus lebih memperhatikan dampak dari membakar lahan, karena dari membuang puntung rokok sembarangan saja, bisa mengakibatkan kebakaran besar seperti yang sudah disampaikan Presiden RI dan Gubernur Sulut,” tandas ROR di Tondano, Jumat (16/08/2019).
Diungkapkan Roring, berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG, puncak kemarau akan terjadi di bulan Agustus hingga September dengan kondisi lebih kering dibandingkan kemarau tahun 2018.
Berdasarkan prakiraan hujan bulanan BMKG, periode Juli-Oktober diperkirakan rendah.
Oleh karena itu perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang mengalami periode musim kemarau 2019 akan lebih kering terutama di bagian Sulawesi, dan berdampak didaerah daerah di Sulut terlebih di kabupaten Minahasa.
Sebelumnya, Bupati Minahasa Royke Roring menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sulut di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (15/08/2019).
Yang dihadiri oleh Pangdam XXI / Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Alexander Mandalika, Sekprof Sulut Edwin Silangen, Kadis Kehutanan provionsi Sulut Roy Tumiwa, Forkopimda Sulut, Para Bupati/Walikota se Sulut, Para Pejabat TNI Dan Polri se Sulut.
Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan bagaimana mengantisipasi penanganan dan pencegahan kebakaran yang terjadi disaat musim panas yang berkepanjangan ini.
Gubernur meminta Kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Panglima Kodam (Pangdam), Komandan Resort Militer (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) untuk bekerja sama membantu Pemerintah provinsi dan kabupaten kota se Sulut.
”Mari bersama sama berkolaborasi, bekerja sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, jangan sampai kejadian, kita baru gerak. Api sekecil apa pun segera di padamkan,” pinta Gubernur.
Sesuai dengan Amanat Presiden Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, memberikan arahan tegas terkait pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yaitu jangan menunggu api membesar, baru kita melakukan penanganan.
(Tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw)
BERITA TERPOPULER :
Baca: Seorang Wanita Hanya Dibayar Rp 500 Ribu, Adegan Bersama Lebih Dari Satu Pria
Baca: Effendi Gazali Bandingkan Anies dan Ahok, Singgung Nama Risma: Silakan loh nanti Pak Anies Menjawab
Baca: 6 Selebritis ini Tega Permalukan Mantannya Sendiri, Mulai dari Air Susu hingga Syahwat
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/antisipasi-bencana-di-musim-kemarau-begini-imbauan-ror.jpg)