Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

F1 2019

Mattia Binotto Dituding Penyebab Melempemnya Ferrari, Sebastian Vettel Membelanya

Mattia Binotto mengambil alih tampuk kepemimpinan Ferraridari Maurizio Arrivabene mulai musim 2019 ini.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
REUTERS/Carlo Allegri
Sebastian Vettel saat juara GP Kanada dan kembali pimpin klasemen F1 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mattia Binotto mengambil alih tampuk kepemimpinan Ferraridari Maurizio Arrivabene mulai musim 2019 ini.

Sebelum ditunjuk untuk menggantikan Maurizio Arrivabene secara resmi pada 7 januari 2019, pria kelahiran Swiss ini menjabat sebagai Chief Technical Officer Ferrari.

Di bawah kepemimpinan Mattia Binotto, Ferrari tampak melempem.

Tim Kuda Jingkrak belum pernah sekalipun meraih kemenangan hingga jeda paruh musim.

Kedua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, tercecer dari perebutan juara dunia musim ini yang didominasi oleh duo pembalap Mercedes.

Vettel masih tertahan di peringkat 4 klasemen sementara dengan raihan 156 poin, atau unggul 24 poin dari Leclerc di peringkat 5.

Berita Populer

Baca: Daftar 40 Anggota DPRD Kota Manado yang Akan Dilantik Rabu Pagi ini

Baca: Gadis 19 Tahun jadi Budak Nafsu Oknum Polisi Selama 4 Tahun, Begini Pengakuan Korban

Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 15 Agustus 2019: Gemini Selalu Khawatir, Cancer Makin Romantis

Di klasemen konstruktor pun Ferrari hanya bercokol di peringkat ke-2, tertinggal 150 poin dari tim Mercedes.

Ferrari memang sementara lebih unggul dari Red Bull. Namun dengan performa Max Verstappen yang terus menanjak, Tim Kuda Jingkrak hanya tinggal menunggu waktu untuk disalip.

Menyusul hasil buruk yang diraih pada musim 2019 ini, banyak pihak menuding Binotto sebagai biang keladi.

Pria 49 tahun ini dianggap belum mampu mengembangkan potensi Ferrari sehingga mengalami kemunduran pada musim ini.

Namun, Sebastian Vettel membantah hal tersebut dan memilih membela Mattia Binotto.

Dikutip Bolasport.com dari Speedweek.com, Vettel menilai tidak adil bila membandingkan Binotto dengan Arrivabene.

"Saya pikir tidak adil jika kita membandingkan mereka berdua karena setiap tahun selalu menghadirkan situasi yang berbeda," ujar pembalap asal Jerman tersebut.

"Kondisi sekarang sungguh tidak mudah. Kami tidak memenangi setiap balapan. Kami juga gagal memenuhi harapan kami di paruh pertama musim," lanjut Vettel.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved