Berita Manado

Perkara Perceraian Jadi Paling Menonjol di Pengadilan Negeri Manado Sepanjang Januari-Agustus 2019

Angka perceraian sepanjang Januari hingga Agustus 2019 paling menonjol yakni lantaran terjadi pertengkaran.

Perkara Perceraian Jadi Paling Menonjol di Pengadilan Negeri Manado Sepanjang Januari-Agustus 2019
TRIBUN MANADO/RIAN SEKEON
Kepaniteraan Perdata Pengadilan Negeri Anita Sukarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Angka perceraian sepanjang Januari hingga Agustus 2019 paling menonjol yakni lantaran terjadi pertengkaran.

Hal itu berdasarkan data dari Pengadilan Negeri Manado, Pengadilan Negeri Manado Jln Sam Ratulangi No 18  Wenang Utara Kota Manado Sulawesi Utara, Senin (12/08/2019)

Berdasarkan data persidangan, mayoritas pasangan yang bercerai berawal dari seringnya pertengkaran di antara suami dan istri.

Data gugatan perceraian yang masuk sebanyak 338, sementara permohonan perceraian sebanyak 281 sepanjang bulan Januari hingga Agustus 2019.

Saat ditemui, bagian Kepaniteraan Perdata Pengadilan Negeri Anita Sukarta mengatakan, faktor perselisihan yang menonjol yakni kecemburuan yang berawal dari media sosial.

"Biasanya dalam sehari saja sidang kasus perceraian yang kami terima 10 sampai 15 per hari," kata dia.

Alasannya beragam, salah satu faktor yang menonjol karena media sosial.

Misalkan saja kenalan dari media sosial lalu ketahuan dan kemudian sepasang suami istri ini berselisih terus menerus hingga pada akhirnya bercerai.

Lalu kekerasan dalam rumah tangga, adanya orang ketiga, dan merasa tidak ada kecocokan lagi baik suami maupun istri di Pengadilan Negeri.

Lanjut dia, untuk kisaran usia pasangan suami istri yang mengajukan cerai rata-rata 30–35 tahun.

Halaman
12
Penulis: Rian Sekeon
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved