Kongres PDIP
Prabowo jadi Tamu Undangan Khusus Kongres PDIP, Mengapa Bukan SBY?
PDIP sendiri memastikan tak mengundang Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Ketua Umum DPP PKS, M. Sohibul Iman
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Prabowo sebelumnya diundang secara langsung oleh Megawati saat bertandang ke kediaman Presiden RI ke-5 itu beberapa waktu lalu.
Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kehadiran Prabowo karena menghormati Megawati.
"Beliau menghormati Bu Megawati," ujar Dahnil kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2019).
BERITA POPULER: Habib Rizieq Tokoh Terbesar Bangsa, Kalahkan Jokowi & Megawati, HH: Ayo Diadu Siapa yang Pancasilais
BERITA POPULER: Ayu Ting Ting dan Nagita Slavina Masuk Nominasi Wanita Tercantik Indonesia 2019
BERITA POPULER: Belum Memiliki Izin Mendirikan Bangunan, 500 Bangunan di Manado Ditertibkan
KABAR SELEBRITIS TRIBUN MANADO:
Baca: Syahrini & Luna Maya Masuk Nominasi Wanita Tercantik Indonesia, Foto Luna Sudah 11 Ribu Dikomentari
Baca: SEKIAN LAMA, Akhirnya Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Saling Ucap Cinta: I Love You
Baca: Mantan Reino Barack, Sandra Dewi & Luna Maya Berbalas Komentar di IG, Bahas Soal Syahrini?
Prabowo sendiri akan disambut Para Kader PDIP dengan tepuk tangan yang meriah saat menghadiri kongres PDIP.
"Jadi harus simpati dan berikan tepuk tangan yang meriah kepada Prabowo," ujar Ketua Organizing Commitee Kongres V, I Wayan Koster, menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Jangan mengeluarkan kata-kata yang menyinggung undangan. Apalagi ada undangan terhormat seperti Pak Prabowo yang hadir. Jadi jangan sampai ada yang bilang, huuu, jangan gitu," jelasnya.
Megawati Lebih Bisa Komunikasi dengan Prabowo Ketimbang SBY
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebut Megawati justru lebih bisa berkomunikasi dengan Prabowo Subianto, ketimbang dengan SBY.
Pasalnya, Megawati dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki masalah di masa lalu yang sangat membekas.
Apalagi, kata Poyuono, ketika rezim SBY berkuasa, PDIP berada di barisan oposisi sekalipun sampai "gepeng."
"Saya rasa Bu Mega enggak akan setuju. Bu Mega itu orangnya konsisten dan komit dalam memegang prinsip berpolitik. Sekali engga ya engga. Itulah Bu Mega yang paling saya kagumi. Berada di garis oposisi selama pemerintahan SBY sekalipun sampai gepeng," kata Poyuono.
Megawati, lanjut dia, belum pernah mengatakan bahwa SBY adalah sahabatnya.
"Bu Mega itu justru lebih bisa berkomunikasi dengan Pak Prabowo ya dibandingkan dengan SBY. Belum pernah Bu Mega di depan umum mengatakan SBY itu sahabat Ibu Mega. Tapi kalau dengan Pak Prabowo, Bu Mega mengatakan berteman dekat dengan Prabowo," tuturnya.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO TV:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/megawati-prabowo-dan-sby.jpg)