Sulewasi Utara
Perguruan Tinggi di Indonesia Bisa Impor Rektor Luar Negeri? Ini Analisis Pengamat Pendidikan
Rektor impor sebenarnya bukan hal baru. Ini lumrah di belantara perguruan tinggi di dunia. Banyak PT di tingkat Asia sudah menerapkan kebijakan ini
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Perguruan Tinggi di Indonesia Bisa Impor Rektor Luar Negeri? Ini Analisis Pengamat Pendidikan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Isu rektor impor sebenarnya bukan hal baru. Ini lumrah di belantara perguruan tinggi (PT) di dunia. Banyak PT di tingkat Asia sudah menerapkan kebijakan ini.
Demikian diungkapan pengamat pendidikan Dr Goinpeace Tumbel.
Khusus di Indonesia, terbentur alasan klasik saja, alasannya, "mengapa kita tidak berdayakan sumber daya kita." atau "memangnya sudah habis sumber daya di Indonesia "
Seharusnya yang jadi pertanyaan, kalau memang sumber saya melimpah, kenapa PT di Indonesia, belum satu pun tembus peringkat 100 besar PT terbaik?
Dari sudut pandang pengembangan daya saing, harusnya memang kebijakan rektor impor itu harus diberi peluang
Daya saing PT Indonesia harus diakui masih lemah
Setidaknya ada dua aspek pertimbangan menerapkan kebijakan rektor impor, pertama kemampuan manajerial dan kedua, jejaring atau networking.
BERITA POPULER:
> TERUNGKAP Fakta Baru soal Kasus Suntik Gadis 14 Tahu di Kebun, Siapapun Ngajak Pasti Korban Ikut
> PDIP Kerja Keras Cari Penerus Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Jangan Senasib Demokrat
> Meski Seragamnya Basah, Kapolri Tito Karnavian Senang Bisa Pecahkan Rekor
Harus diakui daya saing lemah, kalah dengan luar negeri, bahkan di tingkat ASEAN saja Indonesia tertinggal. Nyatanya sumber daya Indonesia belum diakui.
Dibanding PT di Singapura atau Thailand, Indonesia masih kalah bersaing.
Tapi rektor impor pun belum menjamin, banyak aspek lainnya untuk memiliki daya saing.
Ambil contoh dukungan riset dosen PT, dosen ini harus didorong pemenuhan kebutuhan finansial mumpuni. Riset dosen ini juga merupakan bukti daya saing.
Subscribe Youtube Tribun Manado:
Kemudian, komponen kesejahteraan dosen harus dilihat, keterampilan rektor pun tak ditopang pemberdayaan riset dalam kesejahteraan dosen. Maka tidak akan signifikan pengaruhnya
Contoh saja tunjangan fungsional dosen hampir 2 dasarwarsa ini tak banyak berubah.
Kalau tidak dibenahi maka akan berkutat di masalah yang sama
Di lain pihak, isu rektor impor ini sebagai bahan evaluasi, memicu sumber daya Indonesia meningkatkan kapasitas dan jejaring. (ryo)
KABAR ARTIS:
> Bukan Sondang Pratama, Nikita Mirzani Mengaku Jadi Nyonya Kedua Saat Pamer Foto Bersama Pria Ini
> Ditinggal Suaminya, 3 Artis Ini Dilarang Menikah Lagi, No 1 Sudah 11 Tahun Menjanda
> Nyanyi Live di TV, Barbie Kumalasari Lakukan Duet, Ekspresi Iis Dahlia Jadi Sorotan
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO:
BERITA TERKINI:
Baca: LIVE STREAMING Marc Marquez Kejar Kemenangan Ketiga, Rossi dari Posisi Ketujuh
Baca: 2 Saudara Kandung Nikah Waktu Bersamaan, Resepsi Tanggal 17 Agustus: Semoga Anak jadi Pejuang
Baca: Angin Selatan Terjang Wilayah Pantura Bolaang Mongondow, 1 Rumah Warga Rusak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/goinpece-tumbel.jpg)