Sulut Maju
Gubernur Apresiasi Pemecahan Rekor Selam Dunia di Manado
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pemecahan rekor dunia selam di Sulut, khususnya di Kota Manado.
"Atas nama pemerintah dan rakyat Sulut mengucapkan selamat datang di Sulut," ujar Gubernur di sela-sela pengumuman pemecahan rekor dunia selam, di Pohon Kasih, Sabtu (3/8/2019).
Kegiatan penyelaman di Sulut menurutnya benarl-benarl membawa dampak peningkatan pariwisata yang juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulut.
"Pertumbuhan ekonomi di Sulut 60 persen di topang dari pariwisata. Dan kegiatan ini membawa nama harum Sulut di mata dunia karena kehadiran turis dari mancanegara. Mudah-mudahan agenda WASI bisa dilakukan sebagai agenda rutin di Sulut," kata Gubernur.
"Terima kasih buat Wanita Selam Indonesia yang sudah dua tahun berturut-turut melakukan kegiatannya di Sulawesi Utara," pungkasnya. (fer)
Baca: INILAH Sosok Jenderal TNI Berpenampilan Nyentrik yang Buat Soeharto Menangis, Ini Penyebabnya
Baca: 10 Ton Potongan Tubuh Manusia Ditemukan dalam Gudang, Ada 281 Kepala & 241 kaki Dijahit Sesuka Hati
Berita terkait
Kapolri Beri Alasan Mengapa Manado Dipilih WASI Sebagai Lokasi Pemecahan Rekor Dunia Selam
TRIBUNMANADO.CO.ID – Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi Kota Manado sebagai lokasi yang bisa mengakomodir aksi pemecahan rekor dunia-Guinness World Record (GWR)-selam massal.
Event spektakuler ini digelar di Pantai Manado, Kawasan Megamas, Sulawesi Utara, Sabtu (3/8/2019).
Kapolri menerangkan, untuk menampung kurang lebih 3157 penyelam dalam upaya pemecahan rekor dunia, butuh tempat yang datar, visibilitas air yang jernih dan bisa terlihat oleh kamera video.
Selain itu, lokasi juga harus dengan fasilitas seperti hotel dan tentunya transportasi.
Tempat yang tepat akhirnya, kata Kapolri, ditemukan di Pantai Manado.
Hal itu didapat setelah Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI), Ny Tri Tito Karnavian berkeliling Indonesia.
"Memang banyak tempat bagus yang indah seperti Labuan Bajo kemudian Maratua, Raja Ampat, di Bali juga ada.
Baca: Kejar Pengemudi Toyota Fortuner Pelaku Tabrak Lari, Polisi Keluarkan Pistol Antisipasi Hal Ini
Baca: UPDATE Korban Meninggal Gempa bumi Banten Jadi 5 Orang, BNPB: Panik Hingga Jantungan Jadi Penyebab
Baca: Jelang Kongres Ke V PDIP, Isu Jokowi Gantikan Megawati, Kehadiran Prabowo Hingga Kritik Rocky Gerung
Follow Facebook Tribun Manado
Cuma ada problem masing-masing," jelas Kapolri.
Sepeti di Labuan Bajo katanya, laut di sana memang indah, namun fasilitas hotel yang harus menampung ribuan peserta dan wisatawan kurang.
Sedangkan di Bali yang transportasi dan akomodasinya cukup, namun visibilitas air tidak sejernih yang ada di Manado.
Tempat yang landai dan datar di tepi kota pun tidak ditemukan di Pulau Dewata itu.
"Di daerah Sumatera juga tidak ada, yang ada baru di Manado," tegas Kapolri.
Selain memenuhi semua unsur untuk digelarnya event dunia ini, Pemerintah Kota Manado hingga Provinsi Sulawesi Utara dan masyarakat pun sangat mendukung acara bergengsi ini.
Sejatinya Pemerintah Pusat sendiri telah menetapkan empat destinasi wisata baru selain Bali.
Baca: 5 Fakta Pelaporan Hotman Paris Oleh Farhat Abbas Terkait Dugaan Kasus Pornografi
Baca: Aurel Menambah Daftar Anggota Paskibra yang Meninggal, Berikut Kisah dari Kasus Serupa
Baca: Cemburu Lihat Foto Suaminya Viral Bantu Wanita Korban Kecelakaan, Istri Malah Bikin Polisi Masuk UGD
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO
Yakni, Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, dan Manado.
"Mudah-mudahan Manado akan menjadi destinasi wisata dunia.
Semoga bisa memberikan pendapatan untuk Provinsi juga Kota. Demi kemajuan Sulawesi Utara dan Kota Manado dan tentunya untuk Indonesia," pungkas Kapolri.
Pemecahan rekor dunia selam, Yaitu penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dan pembentangan bendera merah putih terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater).(fer)
Baca: BREAKING NEWS: Line Up Sulut United vs PSIM, Eksel dan Herrie Lontoh Starter, Herkis Pakai 4-3-3
Baca: TNI AL Kerahkan Dua Kapal Perang Dukung Pemecahan Rekor Dunia Selam di Teluk Manado
Baca: Dahnil Anzar Ditunjuk Prabowo Subianto Jadi Jubir, Sandiaga Uno Singgung Soal Jarang Tampil di Media
SUBCRIBE TRIBUN MANADO TV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wasi-3320561.jpg)