Berita Bisnis

iDana Debut di Fintech Fest 2019 Manado, Edukasi Masyarakat Investasi Berbasis Digital

iDana memberikan edukasi kepada masyarakat Sulut khususnya Manado dan sekitarnya terkait investasi aman bersama fintech.

iDana Debut di Fintech Fest 2019 Manado, Edukasi Masyarakat Investasi Berbasis Digital
Istimewa
iDana melalui produk fintech Cairin mewarnai Fintech Fest 2019 Manado, Jumat (02/08/2019). 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - iDana melalui produk fintech-nya, Cairin mewarnai Fintech Festival 2019 yang berlangsung di Manado, Jumat (02/08/2019).

Sebagai perusahaan fintech baru  di Indonesia, iDana, melalui produknya Cairin, memanfaatkan momentum Fintech Fest sebagai awal membuka pasar produk pinjaman berbasis digital di wilayah Manado.

Dalam pameran ini, iDana memberikan edukasi kepada masyarakat Sulut khususnya Manado dan sekitarnya terkait investasi aman bersama fintech.

iDana memberikan konsultasi kepada masyarakat mengenai pinjaman fintech dan penggunaannya secara bijak.

Bahkan dapat langsung mencoba mendapatkan manfaat memiliki produk iDana melalui Cairin.

Ingrid Wasito, Head of PR iDana mengatakan, masyarakat diharapkan terbantu untuk mengeksplorasi dan memiliki model bisnis yang tidak lagi tradisional tetapi lebih maju karena didukung pembiayaan berbasis digital.

"iDana sebagai produk fintech di Indonesia memperoleh nomor aplikasi pendaftaran bisnis nomoe 99 dan secara resmi diumumkan oleh OJK pada  April 2019," kata Ingrid, Sabtu (03/08/2019).

BERITA POPULER

Baca: Suntik Gadis 14 Tahun di Kebun, Pemuda Asal Dumagin Dilaporkan ke Polisi

Baca: Bahaya, Jangan Mandi di Waktu Ini, Berisiko Mengalami Kematian Mendadak

Baca: 4 Selebritis Indonesia Ini Mantap Nikahi Artis Internasional, Suami No 2 Vokalis Band Legendaris

Follow Instagram Tribun Manado

Ia menjelaskan, melalui salah satu produk digitalnya, Cairin, iDana memberikan pelayanan keuangan digital secara nasional.

"Pelayanan keuangan yang diberikan oleh Cairin merupakan pinjaman tunai dan mudah diakses secara online sejak 2019," katanya.

Permintaan yang terus meningkat, membuat iDana terus berbenah diri, baik melalui teknologi, sumber daya manusia yang disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan keuangan secara cepat dan mudah.    

Kata dia, diharapkan di masa depan, produk besutan iDana, Cairin, dapat terus mempromosikan pengembangan industri pinjaman fintech di Indonesia.

"Apalagi melihat perkembangan industri teknologi informasi dan peningkatan pasar keuangan di Indonesia tumbuh sangat signifikan," jelas Ingrid.

Pangsa pasar Indonesia yang dinilai terus berkembang dan membuat beberapa perusahaan raksasa tidak hanya dari Indonesia tetapi Tiongkok, sebut saja Alibaba, Tencent, WeShare dan Mint Quntum mempercepat langkah penetrasi mereka masuk ke pasar keuangan digital di Indonesia.

Jumlah pengguna internet di Indonesia yang sangat tinggi akan berpengaruh terhadap penerimaan masyarakat akan teknologi keuangan khususnya pinjaman online P2P lending.

Baca: Otak di Balik Konflik Ndunga, Komandan Pemberontak KKB Papua, Siapa Egianus Kogoya?

Baca: Ternyata Nama Dulunya Bukan Pramuka, Ini Awal Ceritanya, Yuk Simak Sederet Fakta Pramuka Lainnya

Baca: Klasemen Piala AFF U-15, Indonesia Congkel Timor Leste di Puncak, Pengaruh Setelah Lawan Filipina

Menurutnya, fondasi yang kuat dari pemerintah melalui kebijakan regulasi-regulasinya, serta peraturan yang mengikat perusahaan penyelenggara usaha pinjaman online, akan menambah kepercayaan masyarakat menggunaan pelayanan pinjaman online.

"Ini artinya peluang baik dan lebih banyak ruang berkembang bagi perusahaan fintech di Indonesia termasuk iDana," jelasnya.  

Fintech Fest 2019 yang dipusatkan di Manado diikuti 40-an perusahaan fintech dari 113 yang terdaftar di OJK.

Menurut Ketua Umum AFPI, Adrian Gunadi, Fintech Fest 2019 merupakan hajatan kelima kali secara nasional dan kedua di kota Manado.

Fintech Fest adalah jembatan kerjasama dan komunikasi bagi perusahaan-perusahaan fintech khususnya perusahaan penyedia pinjaman fintech, bank-bank regional, dan para profesional di kalangan fintech.

"Kegiatan ini sangat tepat sasaran, sehingga para profesional fintech dan profesional lainnya di bidang layanan keuangan semakin memiliki pemahaman mendalam tentang industri fintech khususnya pergerakan perusahaan fintech di Indonesia sampai hari ini," katanya.(ndo)

Tonton:

 

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved