News

Wali Kota Manado Berduka, Jemry Marthen Luther Monintja Jadi Korban Tabrak Lari

"Pemerintah Kota Manado, saya dan Wakil Wali Kota dan jajaran bersama keluarga, kami menyampaikan simpati dan turut berduka cita."

Wali Kota Manado Berduka, Jemry Marthen Luther Monintja Jadi Korban Tabrak Lari
TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
Wali Kota Manado Vicky Lumentut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menutup gelaran lomba tanaman hias dalam rangka Manado Fiesta 2019, Kamis (1/7/2019).

Dalam kesempatan itu Wali Kota menyebut nama Jemry Marthen Luther Monintja, satu di antara peserta lomba yang menjadi korban tewas tabrak lari di depan Mantos yang menjadi lokasi lomba.

Lomba tanaman hias dimotori oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Manado. Lomba sudah berlangsung selama delapan hari hingga penutupan kemarin. Adapun Jemry tewas ditabrak saat hendak pulang dari lokasi lomba pada Minggu (28/7) dini hari.

Wali Kota mengatakan bahwa meninggalkan peserta Jemry sangat membuat semuanya bersedih.

"Saya juga baru dengar bahwa ada kejadian yang membuat salah satu peserta almarhum Jemry Monintja yang dipanggil Tuhan," kata Wali Kota.

"Pemerintah Kota Manado, saya dan Wakil Wali Kota dan jajaran bersama keluarga, kami menyampaikan simpati dan turut berduka cita yang sangat dalam kepada keluarga besar, sehubungan dengan dipanggil pulangnya suami, papa yang terkasih. Kiranya Tuhan memberi kekuatan, ketabahan dan penghiburan kepada keluarga besar," ungkapnya.

Vicky mengatakan, kesedihan itu tidak tidak melemahkan semangat panitia dan peserta untuk terus menyemarakkan Manado Fiesta, untuk menghasilkan karya-karya yang lebih baik.

“Ini sebagai bentuk kenangan kita terhadap almarhum yang pergi duluan. (egiatan ini adalah bentuk kecintaan almarhum terhadap lingkungan melalui pemeliharaan tanaman hias,” kata Wali Kota.

Selain menutup lomba tanaman hias, di tempat yang sama Wali Kota juga turut menghadiri Manado Fashion Festival sekaligus pameran Kaeng Manado. Di lokasi ini juga digelar pameran foto dan lomba mewarnai.

Lomba fotografi banyak menampilkan pesona matahari terbit dan terbenam. Carissa Gaby Telonika, satu di antara peserta, mengaku senang dengan panorama sunset dan sunrise. Ia mengabadikan pesona itu dari berbagai daerah, di antaranya Boltim, Bolsel, dan Tondano.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved