Investasi Sulut
Laju Investasi Sulut Harus Diiringi Majunya SDM Lokal
Jika kedua hal ini tak seiring, menurut Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono MSi akan menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Laju investasi di Sulut harus diimbangi dengan Ketersediaan Sumber Daya (SDM) yang bisa memenuhi kebutuhan.
Jika kedua hal ini tak seiring, menurut Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono MSi akan menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi.
"Investasi di Sulut sedang bagus-bagusnya. Nah kita perlu siapkan SDM. Misalnya bidang pariwisata, infrastruktur. Jangan sampai diisi dari luar," kata Ateng dalam FGD Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas Dalam rangka Penyusunan Inter-Regional Input Output yang digelar BPS Sulut di Swiss Belhotel Maleosan Manado, Rabu (24/07/2019).
Katanya, Sulut sejauh ini punya modal baik untuk mencapai pertumbuhan ekonomi ideal, yakni tingkat pertumbuhan ekonomi yang selalu di atas angka nasional. Terakhir, tahun 2018 Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6, 01 persen.
Ia membeber beberapa data. Misalnya angka penduduk miskin Sulut 7, 59 persen yang di bawah angka nasional 9, 66 persen.
"Gini ratio Sulut 0, 384. Gini ratio adalah ukuran ketimpangan pembangunan, gap antara pendapatan warga tertinggi dan terendah," katanya.
Sedangkan tingkat pengangguran terbuka di Sulut 5, 37 persen. Sementara nasional 5, 01 persen. Sedangkan desa kategori tertinggal di Sulut, 9, 10 persen. Bandingkan dengan Papua yang rasio desa tertinggal mencapai 87 persen.
Berita Populer:
> TERTANGKAP Kamera Perut Buncit Puput Nastiti Tak Terelakkan saat Temani Ahok di Roosseno Award IX
> PROFIL LENGKAP Brigjen Polisi Roycke Harry Langie, Jenderal Asli Manado yang 4 Kali Jabat Kapolres
> Brigjen Roycke Harry Langie Jenderal Asli Manado, Punya Saudara Kembar, Aloysius Kenang Gigi Patah
Kabid Perekonomian dan Perdaganga Bappeda Sulut, Syaloom Korompis mengatakan, selain pariwista yang sedang dikebut, investasi infrastruktur sedang berlangsung.
"Saat ini ada 20-an proyek infrastruktur prioritas di bidang perhubungan. Satu yang sudah jadi, Tol Manado-Bitung," kata Syalom
Ia menyebut, beberapa proyek itu, jalan Bandara Likupang sebagai penunjang KEK Pariwisata sepanjang 30-an Km, Manado Outer Ring Road Winangun-Kalasey.
"Ada juga penambahan runway Bandara Sam Ratulangi hingga 2.500 km," jelasnya.
Sementara, Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo mengungkapkan, investasi bisa jalan ketika ada dukungan dari perbankan.
Kata Slamet, saat ini rasio kredit produktif di Sulut mulai naik di kisaran 40-an persen. "Kredit produktif itu dampaknya berlapis-lapis. Tidak hanya ke investor saja," ujarnya.
Karenanya, OJK terus mendorong perbankan di daerah--termasuk bank daerah dan BPR--turut membiayai proyek fisik. "Kalau BPD dan BPR belum mampu, bisa sindikasi, kolaborasi dengan bank umum yang lebih besar," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-ojk-79650.jpg)