Penyidik KPK Diserang

Enam Kasus Ini Diduga Bisa Picu Balas Dendam Kepada Penyidik KPK Novel Baswedan

Ada enam kasus besar yang mungkin memunculkan balas dendam terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Enam Kasus Ini Diduga Bisa Picu Balas Dendam Kepada Penyidik KPK Novel Baswedan
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Sejumlah siswa yang tergabung dalam Sekolah Anti Korupsi (Sakti) ICW melakukan aksi teaterikal 120 hari peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, di depan gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/8/2017). Dalam aksinya mereka meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada enam kasus besar yang mungkin memunculkan balas dendam terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Lima di antara enam kasus tersebut ditangani langsung oleh Novel. Demikian Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis, ungkapkan.

Lima kasus itu, di antaranya dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Selain itu, kasus Mantan Sekjen MA Nurhadi kasus korupsi mantan Bupati Buol Amran Batalipu, dan kasus korupsi Wisma Atlet.

"TGPF meyakini kasus tersebut berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam karena adanya dugaan penggunaan kewenangan berlebihan."

Demikian kata Nur Kholis saat membacakan hasil penyelidikan TGPF di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Baca: Sebelum Mengakhiri Hidupnya, Pelajar Ini Kirim Pesan Melalui WhatsApp

Baca: Pilkada Minsel 2020, AGK Berseri-Seri Dapat Dukungan Tokoh Penting PDI Perjuangan

Baca: Merasa Hidup Tak Berarti, Wanita Hamil 4 Bulan Pilih Gantung Diri Setelah Ibunya Meninggal

Adapun satu kasus lainnya tidak ditangani Novel sebagai penyidik KPK. Namun tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus penyerangan terhadap Novel.

Kasus yang dimaksud yakni penembakan pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu pada 2004.

Novel ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan terhadap pencuri sarang burung walet saat ia masih bertugas di Polri.

Menurut Nur Kholis, terbuka kemungkinan ada kasus lain yang terkait penyerangan Novel.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved