Gubernur Olly

Jokowi Undang Gubernur Olly Rapat Terbatas, Kota Manado Ketiban Proyek PLTSa

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey menghadiri rapat terbatas dengan Jokowi

Jokowi Undang Gubernur Olly Rapat Terbatas, Kota Manado Ketiban Proyek PLTSa
Istimewa
Jokowi Undang Gubernur Olly Rapat Terbatas, Kota Manado Ketiban Proyek PLTSa 

TRIBUNMANADO. CO. ID - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey menghadiri rapat terbatas tentang perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Kemaritiman Luhur B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri PUPR Basuki Budimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menristekdikti M. Nasir, Menteri ESDM Archandra Thahar, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Dirut PLN Djoko Abumanan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Tangerang Arief Wimansyah, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi, dan Walikota Palembang Harnojoyo.

´┐╝Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyinggung tentang pembangunan PLTSa belum menunjukkan hasil signifikan meskipun telah berulang kali diselenggarakan.

Salah satu masalahnya karena perbedaan harga pembelian listrik dari PLN.

Jokowi menekankan supaya PLN mengikuti harga pembelian berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Berita Populer:

* Ayah dan Anak Korban Kecelakaan Dimakamkan di Satu Peti, Ini Cerita Istri, Ibu dan Oma Korban

* 5 Lowongan Kerja Lulusan SMA Gaji Rp 7,5 Juta, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Gubernur Olly Lobi Sri Mulyani Hapuskan PPn Komoditi Cengkih

Sebagaimana diketahui, Jokowi telah menandatangani Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Perpres ini dikeluarkan dengan pertimbangan untuk mengurangi volume sampah secara signifikan.

PLTSa ini akan dikelola oleh pemerintah daerah. Ada 12 daerah yang akan mengelolanya, yaitu Provinsi DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Surabaya, Kota Makassar, Kota Denpasar, Kota Palembang dan Kota Manado.

Presiden Joko Widodo mengatakan, setidaknya sudah 6 kali rapat terbatas mengenai PLTSa dilakukan. Namun sampai saat ini belum ada kemajuan yang berarti. Proyek terkait TPSa masih belum ada yang rampung.

“Sampai sekarang belum ada kemajuan yang berarti. Mudah-mudahan (dalam ratas sekarang) sudah ada yang selesai. Tapi, laporan terakhir belum,” ujar Jokowi.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved