Berita Bisnis

Bank SulutGo Ajukan Revisi Rencana Bisnis Bank di Semester II 2019, Ini Penjelasannya

PT Bank Sulut Gorontalo (SulutGo) mengajukan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk semester kedua tahun 2019.

Bank SulutGo Ajukan Revisi Rencana Bisnis Bank di Semester II 2019, Ini Penjelasannya
tribun manado/fernando lumowa
Suasana pelayanan nasabah di Bank SulutGo KCU Utama Manado 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  PT Bank Sulut Gorontalo (SulutGo) mengajukan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk semester kedua tahun 2019.

Dirut Bank SulutGo, Jeffry Dendeng, pihaknya telah menyampaikan permohonan revisi RBB ke OJK Sulutgomalut.

"Sudah kami ajukan beberapa waktu lalu. Memang dari OJK yang menyarankan," kata Dendeng kepada Tribun Manado belum lama.

Katanya, revisi RBB terpaksa dilakukan karena mengacu kinerja Torang pe Bank yang sempat 'dihantam' badai NPL (cross) 4, 45 persen.

"Memang ini tepat waktunya, bisa revisi di tengah tahun," ujar Dendeng.

Dirut enggan merinci sisi bisnis apa saja yang mengalami perubahan. Namun ia memberi sinyal, kemungkinan yang direvisi target kredit dan laba.

Ia menjelaskan, revisi RBB mau tak mau harus dilakukan karena Bank SulutGo mengalami keadaan luar biasa di awal tahun.

Dari awalnya NPL rata-rata 1 persen lalu melonjak hingga 4 persen sekian. 

Pemicunya, pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong dari Bank SulutGo ke bank BUMN.

Imbasnya, pembayaran kredit oleh 2.800-an ASN Bolmong yang notabene debitur Bank SulutGo macet. Ada yang durasi tunggakannya 3 bulan dan ada yang sudah 5 bulan.

BERITA POPULER

Baca: Pria Ini Tega Menganiaya Dua Anak Kandungnya Hingga Pingsan, Dipukul Menggunakan Gagang Cangkul

Baca: Berdasarkan Tata Hukum, Ahok Tidak Bisa Jadi Calon Menteri & Maju Pilpres 2024, Ini Penghalangnya

Baca: Kabar Terbaru Dorce Gamalama, Makan Harus Hati-hati, Sakit Komplikasi hingga Butuh Operasi

Follow Instagram Tribun Manado

Karenanya, Bank SulutGo pun harus mengalokasikan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dari laba yang ada.

"Angka kredit macet waktu itu di kisaran Rp 350 miliar. Nah kita harus alokasikan minimal 50 persen dari situ," katanya.

CKPN itulah yang menggerus laba Bank SulutGo yang tinggal.satu digit di triwulan I 2019.

Beruntung, mulai April 2019, payroll gaji ASN Pemkab Bolmong dikembalikan ke Bank SulutGo. Sejak itu pembayaran kredit lancar.

"Hingga Mei, NPL sudah turun di bawah 3 persen dan kami yakin akan turun terus," kata Dendeng.

Katanaya, ketika pengembalian debitur normal lagi, maka CKPN bisa dikembalikan lagi sebagai penerimaan untuk mengoreksi laba.

Adapun upaya lain yang dilakukan Bank SulutGo untuk menekan NPL ialah dengan restrukturisasi kredit dan pemberian kredit baru.

"Sebenarnya, dari sisi DPK, aset dan kredit, performa Bank SulutGo sangat baik. Cuma masalah rugi laba karena cadangan menanggung NPL itu," katanya.

Dendeng optimistis, di semester kedua performa bisnis Bank SulutGo lebih baik.(ndo)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved