Breaking News:

Inilah Para Milenial yang Berpeluang Masuk Kabinet Jokowi 2019-2024, Muda, Cantik dan Ganteng

Sinyal Presiden Joko Widodo yang menyebut di kabinetnya mendatang akan mengakomodir para generasi milenial terus menjadi perbincangan hangat.

Editor: Aswin_Lumintang
istimewa
Sosok 7 Tokoh Anak Muda yang Dikaitkan jadi Menteri di Kabinet Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sinyal Presiden Joko Widodo yang menyebut di kabinetnya mendatang akan mengakomodir para generasi milenial terus menjadi perbincangan hangat. Berbagai nama anak muda dari kaum profesional hingga politisi terus disasar pengamat.

Intinya sejumlah anak muda sengaja didengungkan, agar diakomodir Joko Widodo dalam kabinetnya mendatang.

Kabar siapa saja yang akan menjadi menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, masih hangat diperbincangkan.

Jokowi - Tsamara Amanay dan Grace Natalie
Jokowi - Tsamara Amanay dan Grace Natalie (Kolase foto Instagram-Raja Antoni/Tribunnews)

Sejumlah nama terus mulai bermunculan serta diusulkan oleh partai koalisi hingga pengamat.

Sejumlah nama yang digadang-gadang jadi menteri Jokowi itu tak sedikit yang berasal dari tokoh anak muda.

Pasalnya, Jokowi secara terbuka menyatakan, kabinetnya mendatang akan banyak diwarnai oleh anak-anak muda.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam wawancara khusus dengan harian Kompas, Senin (1/7/2019).

"Ya, bisa saja ada menteri umur 20-25 tahun, kenapa tidak? Tapi dia harus mengerti manajerial, dan mampu mengeksekusi program-program yang ada."

"Umur 30-an juga akan banyak," kata Jokowi.

Baca: Geram Adik Iparnya Disebut Bau Ikan Asin, Elma Theana Beri Peringatan Soal Hukum Tabur Tuai

Baca: Wabup Mitra Buka Assessment Center

Baca: Minggu Pengucapan Syukur, DLH Mitra Bersih-bersih Lingkungan

Jokowi menyebut era globalisasi seperti sekarang diperlukan orang-orang yang dinamis, fleksibel, dan mampu mengikuti perubahan zaman yang sangat cepat.

Sementara terkait kekhawatiran, anak muda belum memiliki pengalaman dalam manajemen pemerintahan, Jokowi menilai hal itu bisa diatasi dengan keberadaan para menteri koordinator.

Menko di empat bidang nantinya akan tetap diisi oleh senior yang sudah memiliki pengalaman panjang dalam bidang kerjanya.

"Saya kira tidak perlu kekhawatiran semacam itu," kata Jokowi.

Berpijak dari ucapan Jokowi tersebut, sejumlah pihak mulai mengajukan sejumlah tokoh anak muda atau milenial yang bisa menjadi pertimbangan Jokowi untuk dijadikan menteri.

Tribunnews.com merangkum dari berbagai sumber, berikut sosok tujuh tokoh anak muda yang dikaitkan jadi menteri di kabinet Jokowi.

1. Grace Natalie

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berpose usai diwawancara khusus oleh Tribunnews.com di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (30/4/2019). (Tribunnews/Irwan Rismawan)
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dikaitkan sebagai tokoh anak muda yang digadang-gadang sebagai menteri Jokowi.

Grace Natalie - Ketua Umum PSI
Grace Natalie - Ketua Umum PSI (Tribunnews)

Terjun di dunia jurnalistik membuat wanita berusia 36 tahun dikenal banyak masyarakat.

Grace Natalie pernah meliput tragedi tsunami Aceh 2004, meletusnya Gunung Talang Sumatera Barat, konflik Poso di Sulawesi Tengah, hingga liputan terorisme Agustus 2009 di Temanggung, Jawa Tengah.

Grace Natalie juga berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa tokoh internasional.

Di antaranya Abhisit Vejjajiva (Perdana Menteri Thailand), Jose Ramos Horta (Presiden Timor Leste), Steve Forbes (CEO Majalah Forbes), dan George Soros.

'Kenyang' di dunia jurnalistik, Grace Natalie lantas menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting.

Namun pada 2014, ibu dua anak tersebut banting setir dan terjun ke dunia politik.

2. Tsamara Amany Alatas

Politikus muda Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Eksternal, Tsamara Amany Alatas atau yang akrab disapa Sammy (21), di Jakarta, Jumat (14/7/2017). (Tribunnews/Gita Irawan)
Selain Grace Natalie, tokoh anak muda di PSI lainnya yang digadang-jadi menteri Jokowi adalah Tsamara Amany Alatas.

Politikus muda Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Eksternal, Tsamara Amany Alatas atau yang akrab disapa Sammy.
Politikus muda Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Eksternal, Tsamara Amany Alatas atau yang akrab disapa Sammy. (TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN)

Tsamara Amany bergabung dengan PSI sejak 2017 silam dan kini, ia menjabat sebagai Ketua DPP PSI bidang eksternal.

Di usianya yang masih sangat muda, 22 tahun, Tsamara telah mendedikasikan hidupnya dalam bidang politik.

Namanya mulai dikenal publik ketika tampil sebagai narasumber di berbagai acara di televisi.

Ia juga cukup sering membicarakan isu-isu politik di media sosial dan berdebat dengan tokoh politik senior, seperti Fahri Hamzah.

Pada Pilpres 2019, Tsamara ditunjuk sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

3. Angela Tanoesoedibjo
Nama Wakil Sekjen DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo juga menjadi satu tokoh milenial yang dikaitkan jadi menteri Jokowi.

Hal ini berawal dari putri sulung pengusaha media Hary Tanoesoedibjo tersebut bertemu Presiden Jokowi di Istana.

Angela Tanoesoedibjo
Angela Tanoesoedibjo (kompas.com)

Menurut Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq, pertemuan antara Jokowi dengan Angela merupakan sinyal kuat Angela bakal dipinang menjadi menteri di kabinetnya.

"Pertemuan Pak Jokowi dengan Mbak Angela menjadi tanda yang sangat positif untuk Mbak Angela dipinang lebih jauh untuk posisi menteri pada kepemimpinan Pak Jokowi di periode kedua ini," kata Ahmad Rofiq dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews, Selasa(2/7/2019) malam.

Dia menjelaskan, Jokowi memang meminta kepada seluruh parpol koalisi untuk mencari menteri dari kalangan muda yang dapat membantunya di kabinet.

Hal tersebut, kata Rofiq, menunjukkan, kabinet Jokowi mengapresiasi keberadaan anak muda yang kreatif, punya daya juang tinggi dan jiwa kepemimpinan, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"Dari Perindo, saya mengusulkan Mbak Angela Tanoesoedibjo yang memiliki kriteria itu semua," ujarnya.

Selain sebagai Wasekjen DPP Partai Perindo, wanita berusia 32 tahun ini juga merupakan pengusaha muda yang sukses mengikuti jejak sang ayah.

4. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memang selalu dikaitkan sebagai satu tokoh muda yang akan mengisi jabatan menteri.

Walau berbeda koalisi saat Pilpres 2019, tapi setelah Pilpres 2019, AHY kerap 'mondar-mandir' di Istana untuk bertemu Jokowi.

AGUS Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sandiaga Uno di kediaman SBY, kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).
AGUS Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sandiaga Uno di kediaman SBY, kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018). (Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga)

Putra sulung Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut saat ini menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019.

Sebelum memutuskan terjun ke dunia politik, AHY berkarier di bidang militer dan memiliki karier yang sangat cemerlang.

Kemampuan militernya begitu mumpuni dilihat dari berbagai prestasi dan penghargaan yang diraihnya.

Beberapa kali suami Annisa Pohan tersebut lulus pendidikan militer dengan membanggakan karena menjadi lulusan terbaik.

Setelah tak lagi di dunia militer, AHY masuk ke dunia politik dan memulai perjalanannya dengan maju Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 bersama Sylviana Murni.

Sayangnya, AHY belum mendapat cukup suara untuk menjadi pemimpin Jakarta.

Terbaru, AHY masuk dalam tokoh yang berpotensi maju sebagai kontestan di Pilpres 2024 versi lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA .

5. Nadiem Makarim

CEO Gojek, Nadiem Makarim saat berada di Tokyo Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)
Nama baru yang muncul dalam bursa calon menteri Jokowi adalah bos Go-Jek, Nadiem Makarim.

Pria berusia 35 tahun itu disebut sebagai kandidat menteri Jokowi lantaran dinilai memberikan pengaruh besar untuk perekonomian bangsa Indonesia.

Pendiri dan CEO Gojek Nadiem Makarim menerima penghargaan Nikkei Asia Prize 2019 untuk bidang Inovasi Ekonomi dan Bisnis di Tokyo, Jepang, Rabu (29/05/2019).
Pendiri dan CEO Gojek Nadiem Makarim menerima penghargaan Nikkei Asia Prize 2019 untuk bidang Inovasi Ekonomi dan Bisnis di Tokyo, Jepang, Rabu (29/05/2019). (Istimewa/Tribun Manado)

Berdasarkan riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Go-Jek telah berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun kepada perekonomian Indonesia.

Kesuksesan Nadiem Makarim mengelola perusahaan menjadi daya tarik tersendiri di mata publik.

Sosoknya juga telah menjadi banyak panutan orang dalam berbisnis.

6. Prananda Paloh

Selain Nadiem Makarim, nama lain yang muncul dalam bursa calon menteri Jokowi adalah Prananda Paloh.

Mendengar nama belakangnya saja, orang langsung mengaitkan Prananda dengan pemilik Metro TV sekaligus Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Prananda Paloh
Prananda Paloh (PranandaPalohinfo)

Ya, Prananda Paloh merupakan putra Surya Paloh sehingga ia mengikuti jejak sang ayah menjadi politisi.

Laki-laki berusia 30 tahun tersebut menjabat sebagai anggota DPR RI masa periode 2014-2019.

Dikutip dari Tribun Style, Prananda Paloh menjadi wakil dari daerah pemilihan Sumatera Utara I.

Dapil tersebut meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Di kursi DPR RI, Prananda Paloh menempati Komisi I yang menangani bidang pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi.

Dia juga tergabung dalam Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP).

7. Emil Dardak

Satu nama tokoh anak muda yang dikaitkan sebagai calon menteri Jokowi adalah Emil Dardak.

Suami artis Arumi Bachsin tersebut merupakan seorang pengusaha sukses yang memutuskan untuk terjun di dunia politik.

Arumi Bachsin saat mendampingi Emil Dardak di hari pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur
Arumi Bachsin saat mendampingi Emil Dardak di hari pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Karier politik pria berusia 35 tahun itu dimulai saat memenangi Pilkada Trenggalek pada 2015.

Bersama M Nur Arifin, Emil Dardak memimpin Kabupaten Trenggalek.

Namun, belum usai masa jabatannya, Emil lantas digandeng Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam Pilgub Jawa Timur.

Kini, Emil Dardak menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa.(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Penulis: Sri Juliati
Editor: Malvyandie Haryadi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved