Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandi Pastikan Sengketa Pilpres Tidak Dibawa ke Mahkamah Internasional, Ini Alasannya

Kubu Prabowo-Sandi mengatakan bahwa sengketa Pilpres 2019 tidak akan dibawah ke Mahkamah Internasional.

Kubu Prabowo-Sandi Pastikan Sengketa Pilpres Tidak Dibawa ke Mahkamah Internasional, Ini Alasannya
antara
Prabowo Subianto didampingi Sandiaga Uni saat jumpa pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (27/6) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kubu Prabowo-Sandi secara sah menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Pilpres 2019.

Mereka pun mengakui bahwa sengketa Pilpres 2019  ini tidak akan dibawah ke Mahkamah Internasional.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, putusan MK bersifat final dan Mahkamah Internasional tak ada urusan dengan kontestasi Pilpres 2019 di Indonesia.

Hal itu disampaikan Andre Rosiade saat menjadi narasumber dalam Breaking News Kompas TV, Minggu (30/6/2019) sore.

Mulanya Andre menjawab pertanyaan pembawa acara terkait kehadiran partai koalisi Adil Makmur di rapat pleno terbuka penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden dan wapres terpilih.

Hal itu dikaitkan dengan dibubarkannya koalisi Adil Makmur oleh Prabowo Subianto beberapa hari lalu.

POPULER: Kisah Prajurit Kopasus Tersesat 25,920 Menit di Hutan Ketinggian 4.000 Meter di Atas Permukaan Laut

POPULER: 6 Selebriti Korea Ini Meninggal Lantaran Bunuh Diri, Nomor 5 Paling Tragis

POPULER: Anggota TNI Tewas Dibunuh, Sosok Almarhum Kopda Lucky‎ Prasetyo di Mata Warga Desa Istrinya

Andre Rosidae dalam Breaking News Kompas TV (Tangkap Layar Kompas TV)

"Kami pada hari Jumat telah melakukan rapat terakhir, Koalisi Adil Makmur ba'da salat Ashar Pak Prabowo memimpin langsung rapat koalisi itu."

"Dalam rapat itu sudah resmilah koalisi Indonesia Adil Makmur dibubarkan," kata Andre dikutip Tribunnews.com dari tayangan Kompas TV.

Andre Rosiade pun menjelaskan alasan dan langkah setelah dibubarkannya koalisi pendukung paslon Prabowo-Sandi tersebut.

"Karena koalisi ini kan dibentuk dalam rangka untuk kontestasi Pilpres 2019. Dengan resminya MK mengeluarkan keputusan tanggal 27 Juni, berarti berakhirlah kontestasi Pilpres 2019," jelasnya.

Pembawa acara pun memastikan, nantinya tak akan ada pihak Koalisi Adil Makmur yang menghadiri rapat pleno terbuka penetapan presiden terpilih.

Andre pun mengatakan, beberapa pihak yang hadir dari koalisi tersebut hanyalah saksi dan tim hukum demi menghormati undangan dari KPU.

"Kalaupun hadir, kemungkinan hanya tim saksi dan tim hukum advokasi kami yang akan datang untuk menghormatio undangan dari KPU," kata Andre.

Kemudian, Burhanuddin Muhtadi menyela dengan memastikan, pihak Prabowo-Sandi tak akan membawa sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Internasional.

Baca: Tampang Terduga Pembunuh Kopda Lucky Prasetyo, Anggota TNI yang Tewas di Depan Klub Malam

Baca: Wanita Ini Datang Jauh-jauh Kunjungi Putranya Kuliah, Kaget Lihat Anak Gantung Diri di Lemari

Baca: Mayor Inf Alzaki Jadi Perwira TNI AD Pertama yang Namanya Tercatat di Sejarah Militer Amerika

Andre pun menegaskan dan mengklarifikasi, kabar mengenai Mahkamah Internasional yang beredar selama ini tidak benar.

"Saya juga ingin mengklarifikasi, rumor yang beredar di media sosial kan begitu besar. Disebutkan, BPN atau Pak Prabowo dan Bang Sandi akan membawa kasus Pilpres ini ke Mahkamah Internasional.

Saya ingin menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa MK sudah final dan mengikat, mari kita hormati konstitusional kita.

Dan Mahkamah Internasional tidak urusan soal pilpres di Indonesia.

Jadi Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak akan membawa kasus pilpres ini ke Mahkamah Internasional. Mari kita hentikan segala rumor."

Burhanuddin pun mengapresiasi pernyataan Andre Rosiade.

"Keren ini, patut kita apresiasi. Bagaimana pun rumor ini sempat ditelan oleh beberapa pendukung utama Pak Prabowo," kata Burhanuddin mengapresiasi.

Wacana diajukannya sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Internasional mencuat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan tim hukum Prabowo-Sandi.

Berita Selebriti Terbaru:

Baca: Jeon Mi Sun Dikabarkan Bunuh Diri, Agensi Boas Entertainment Beri Peringatan Keras

Baca: Kapten Vincent Ungkap Soal Nama Asli Lucinta Luna, Sebut Identitas Tak Bisa Dipalsukan

Baca: Umumkan Hamil Anak Kembar, Kehidupan Ammar Zoni dan Irish Bella Bak Sinetron Cinta Suci

Adalah koordinator lapangan aksi kawal MK, Abdullah Hehamahua yang akan membawa perkara ini ke Mahkamah Internasional.

Abdullah Hehamahua mengaku akan melaporkan sistem IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Mahkamah Internasional.

Menurut Abdullah, Mahkamah Internasional dapat melakukan audit terhadap IT KPU.

"Ya mereka bisa melakukan audit forensik terhadap IT di KPU bagaimana ada kecurangan," ujar Abdullah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Sejumlah pihak mengatakan perkara tersebut tak bisa dibawa ke Mahkamah Internasional, sebab lembaga tersebut tak akan menerima gugatan kontestan pemilu di suatu negara.

INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Andre Rosiade Tegaskan Prabowo-Sandi Tak Akan Bawa Sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Internasional

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved