Pilpres 2019
Kubu 02: Tinggal Tunggu Momentum yang Tepat, Prabowo Ucapkan Selamat ke Jokowi, Kapan?
Prabowo-Sandi kemungkinan juga tidak akan mengucapkan langsung selamat kepada Jokowi Ma'ruf pada acara penetapa Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah Putusan MK ditetapkan, Prabowo Subianto belum mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf.
Pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK). yang menolak gugatan sengketa Pemilu Presiden, Prabowo Subianto belum mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf yang dipastikan akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.
Dalam 3 lembar pernyataan politiknya usai keluar putusan MK, Prabowo sama sekali tidak menyinggung soal kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Prabowo hanya menghormati putusan MK tersebut.
Prabowo-Sandi kemungkinan juga tidak akan mengucapkan langsung selamat kepada Jokowi Ma'ruf pada acara penetapa Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minggu sore, (30/6/2019). Keduanya tidak akan hadi pada acara yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 wib.
Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra, Andre Rosiade mengatakan bahwa ucapan selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih hanya masalah teknis saja. Yang penting, menurutnya Prabowo sudah menyatakan menghormati putusan MK.
"Yang jelas komitmen mengikuti putusan MK.Soal selamat soal teknis," katanya saat dihubungi, Minggu, (30/6/2019).

Menurut Andre, Prabowo akan mengucapkan selamat kepada Jokowi dalam pertemuan langsung. Namun ia sendiri belum tahu kapan pertemuan anatar keduanya digelar.
"Soal selamat akan ada mometum pas, akan bertemu secara langsung, disitulah akan ucapkan, " katanya.
Sementara itu Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani pada Jumat lalu mengatakan bahwa dengan menghormati putusan MK, sudah otomatis Prabowo memberikan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf. Makna selamat sudah tersurat dalam pernyataa politik Prabowo, pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6/2019).
"Kami merasa dengan pak Prabowo menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi maka apa yang diharapkan yakni ucapan selamat itu sudah sesuatu yang automatically, mestinya dipahaminya seperti itu," katanya.
Baca: 6 Selebriti Korea Ini Meninggal Lantaran Bunuh Diri, Nomor 5 Paling Tragis
Baca: Jokowi Foto Bareng Lima Wanita, Kaesang Lapor ke Iriana Soal Kelakuan Ayahnya: cc Ibu
Baca: Ibu Dimaki Pedagang, Pria Ini Mengamuk di Pasar Tomohon
Prabowo Dikabarkan Tidak Hadir saat Penetapan Presiden Terpilih
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu (30/6/2019) hari ini.
Joko Widodo-Maruf Amin akan ditetapkan menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Rival Jokowi, Prabowo Subianto, dikabarkan tak hadir dan hanya akan mengirim perwakilan.
Penetapan Jokowi-Maruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih akan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta.
Penetapan akan dilakukan pada pukul 15.30 WIB.
"Kami akan selenggarakan rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih pada hari Minggu tanggal 30 Juni di kantor KPU RI pukul 15.30 WIB," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam konferensi pers di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) dikutip dari Kompas.com.
KPU mengundang kedua pasangan calon dalam rapat pleno sore nanti dengan jumlah masing-masing 20 undangan.
Lebih lanjut, Arief mengatakan, pihaknya akan memberikan kesempatan untuk masing-masing paslon memberikan sambutan.
Arief juga berharap, kedua paslon dapat melakukan koneferensi pers secara bersama.
"Kami juga akan beri kesempatan kepada masing-masing paslon untuk memberikan sambutan di acara tersebut dan juga diberikan kesempatan melakukan konferensi pers dan kami harap paslon 01 dan 02 bisa melakukan konferensi pers bersama," ujar Arief.
Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, kemungkinan Prabowo tak akan hadir dalam penetapan presiden dan wakil presiden terpilih.
"Saya kira kelazimannya selama ini enggak ya."
"Di pilkada juga enggak juga seperti itu. Jadi cukuplah," ujar Muzani di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Mengutip dari tayangan Kompas TV yang tayang pada Sabtu (29/6/2019), Wakil Ketua Bidang Advokasi Gerindra Hendarsam Marantoko mengatakan, Prabowo-Sandi dipastikan tidak akan hadir.
Meskipun demikian, para pendukung disebut tetap akan datang ke kantor KPU saat rapat pleno.
Hendarsam menyebut, kehadiran Prabowo-Sandi akan diwakili oleh tim hukum.
"Dipastikan tidak hadir. Yang pasti nanti mungkin dari tim hukum BPN, apa nanti Pak Dasco atau Pak Hasyim yang biasa konsern ke KPU," ucap Hendarsam.
Mengutip dari Kompas.com, dalam penetapan presiden dan wakil presiden terpilih, KPU juga akan mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).
Selain itu, diundang pula ementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), Mahkamah Agung (MA), DPR, MPR, MK, TNI/Polri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah resmi memutuskan menolak seluruh permohonan yang diajukan tim Prabowo-Sandi dalam sidang sengketa Pilpres 2019.
"Mahkamah menolak seluruh permohonan dari pihak pemohon," ucap Ketua MK, Anwar Usman, pada Kamis (27/6/2019) pukul 21.16 WIB.
Dengan demikian, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019 berdasarkan rekapitulasi perolehan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Prabowo-Sandi kemudian menggelar konferensi pers dan menyatakan menerima keputusan MK meski kecewa.
Prabowo mengatakan akan berkonsultasi dengan tim hukumnya untuk mencari kemungkinan langkah hukum lainnya.
Prabowo juga remsi membubarkan koalisi Andi dan Makmur.
"Sebagai sebuah koalisi yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di dalam Pemilihan Umum Presiden 17 April yang lalu, tugas Koalisi Adil dan Makmur dianggap selesai," ujar Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Muzani menuturkan, Prabowo mengembalikan mandat dukungan sebagai pasangan capres-cawapres ke masing-masing partai politik.
Baca: Kisah Prajurit Kopasus Tersesat 25,920 Menit di Hutan Ketinggian 4.000 Meter di Atas Permukaan Laut
Baca: Vanessa Angel Bebas Penjara, Tak Langsung Balik Jakarta, Terungkap Apa Rencananya
Baca: 8 Fakta Anggota TNI Kopda Lucky Meninggal Dianiaya Pria Kekar: Rampas Senjata hingga Terekam CCTV
Baca: Song Song Couple Cerai, Total Aset Keduanya Lebih dari Rp 1,2 Triliun
Baca: Prabowo Tidak Hadir Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Gerindra: Lazimnya Tidak Harus
Baca: Vanessa Angel Keluar Dari Rutan, Terjadi Aksi Saling Dorong, Milano Lubis Tak Bisa Berbuat Banyak
Tonton Subscribe Youtube Tribun Manado :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kapan Prabowo Ucapkan Selamat kepada Jokowi-Ma'ruf, Gerindra: Nanti Ada Momentumnya