Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2019

Politikus Gerindra: Prabowo Jangan Bertemu Jokowi Bila Bicarakan Koalisi

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri tak ingin Prabowo Subianto bertemu Jokowi, bila membicarakan tawaran koalisi.

Editor: Rhendi Umar
Tribunnews/HO/Setpres/Rusman
Prabowo dan Jokowi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri tak ingin Prabowo Subianto bertemu Jokowi, bila membicarakan tawaran koalisi.

"Kalau saya bilang jangan (bertemu), proses demokrasi itu adalah pemilihan," ujar Maher di rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019) tengah malam.

Dalam negara demokrasi, idealnya, menurut Maher, pihak yang menang berada di pemerintahan, sedangkan yang kalah menjadi oposisi.

"Jadi yang kalah biar tetap kalah, yang menang, (tetap) menang.

Biar yang kalah di luar menjadi oposisi, kalau enggak, bukan demokrasi."

"Masa semua pada kongko-kongko. Jangan, yang sehat dong. Selalu ada check and balance, jadi yang kuasa dikontrol oleh oposisi," katanya.

Baca: Tak Hanya Galih Ginanjar, Deretan Artis Ini Juga Pernah Bongkar Aib Mantan, Karier Nomor 4 Lenyap

Baca: Prabowo Rencanakan Konsultasi Jalur Hukum Lain, Jokowi Sebut Ini Hasil Final Putusan MK, Babak Baru?

Baca: Tak Sesukses Kariernya, Bisnis Kuliner 4 Artis Ini Tutup, Nomor 4 Malah Milik Chef Terkenal

Apalagi, menurutnya, Prabowo Subianto didukung oleh 45 persen pemilih di Indonesia.

Jumlah tersebut, katanya, bukanlah kecil, sehingga amanat 45 persen pemilih tersebut harus tetap dijaga.

"Oposisi serius loh. 45 persen itu bukan kecil, besar sekali. Makanya, ini kan bukan masalah Prabowo atau apa. Ini masalah 45 persen itu 70 juta lebih. Harus dihargai," paparnya.

Terkait kabar adanya internal Partai Gerindra yang menginginkan rekonsiliasi dan masuk koalisi pemerintah, menurut Maher merupakan hal yang biasa di negera demokrasi.

"Di mana-mana itu selalu ada yang pro kontra. Namanya negara demokrasi enggak ada yang diberangus."

"Oh, lo pro atau lo kontra. Lo pun bebas, lo boleh kasih pendapat, engga ada yang menolak (melarang)," bebernya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, rapat Badan Pemenangan Nasional dan pimpinan partai pengusung Prabowo-Sandi di kediaman Prabowo Subianto semalam, belum membahas tawaran koalisi dari kubu Jokowi-Maruf Amin.

Hal itu dikatakan oleh anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri.

"Enggak, enggak ada, enggak dibahas," ujarnya di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019) tengah malam.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved