Binatang Unik
Berkemilau bak Emas, Kepompong Kupu-kupu Cantik Ini Kerap Dijadikan Hoaks
Sekilas bak perhiasan emas dengan bentuk yang rumit tergantung di tanaman. Namun jangan salah, itu merupakan kepompong.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekilas bak perhiasan emas dengan bentuk yang rumit tergantung di tanaman.
Namun jangan salah, itu merupakan kepompong dari kupu-kupu macan tutul atau Mechanitis polymnia.
Ya, bentuk kepompong tersebut merupakan cara untuk menghindari jadi mangsa.
Kepompong kupu-kupu adalah sasaran empuk bagi pemangsa. Makanan kaya protein yang mudah didapat.
Namun dengan warna mengilap metalik, kepompong ini menyamarkan dari mangsa.
Kupu-kupu dengan sayap bercorak seperti harimau ini hidup di hutan Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko hingga hutan hujan Amazon.
Binantang kecil yang penuh warna. Lebar sayap 65 hingga 75 milimeter. Tapi, dia bukan kupu-kupu yang paling menarik.
Beda dengan kepomping yang terlihat seperti emas. Sangat cantik saat tergantung di daun tanaman atau dinding rumah.
Warna mengilap dan tampak metalik ini untuk mengalihkan perhatian pemangsa dan bahkan mencegah mereka untuk mendekat.
Ini adalah mekanisme pertahanan alami, dan sangat efektif.
“Mereka sebenarnya sangat sulit dilihat di alam, mengingat semua warna dipantulkan,” ujar Dr Keith Willmott, pakar kupu-kupu tropis.
Kepompong yang mengilap dan reflektif berfungsi dengan baik untuk menyembunyikan diri.
Seperti menggantung tetesan air atau poros cahaya sederhana ke pemangsa, dan bahkan dapat menakut-nakuti beberapa ancaman.
Rupanya, pemangsa seperti burung, reptil, dan laba-laba raksasa cenderung melarikan diri ketika mereka mendeteksi pantulan gerakan mereka sendiri.
Mereka mengira itu sebagai ancaman bagi diri mereka sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mechanitis-polymnia.jpg)