Ular Sanca
Hobi Pelihara Hewan Melata, Pria Ini Tewas Diliit Ular Sanca, Berikut 2 Warga yang Alami Hal Serupa
Jana tewas saat tengah memandikan ular sanca itu di belakang rumahnya, namun nahas ular tersebut menyerang dan melilitnya hingga tewas.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno menerangkan, kejadian bermula ketika Dwi yang kesehariannya memelihara binatang, bermain dengan ular kesayangannya sepanjang sekitar empat meter itu.
"Dia tengah melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain-main. Beberapa warga memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya," kata Suyatno di Jakarta, Sabtu (4/2/2018).
Bukannya berhenti, Dwi malah melilitkan ular sebanyak dua kali ke lehernya.
Tak lama kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Warga langsung menangkap ular dan memasukkannya ke kandang.
"Sementara korban diketahui oleh saksi dari hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernapas," ungkap Suyatno.
Jenazah Dwi dibawa ke RSCM.
Menurut keterangan video, korban tewas setelah dililit dan dipatok ular sanca peliharaannya itu di Jl Sumenep, Menteng, Jakpus, Jumat (2/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Pria asal Magelang itu memang biasanya membawa ular sanca batik atau piton peliharaannya saat melukis di Taman Sumenep di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Kejadian nahas itu berawal saat korban sedang tak melukis dan bermain-main dengan ular peliharaannya.
Korban melilitkan ular sepanjang 4 meter itu ke lehernya.
Sebelumnya, korban sempat dinasehati oleh rekannya agar jangan melilitkan ular itu.
"Dia yang mainin ularnya sendiri. Saya sudah bilang jangan dililitkan di leher, bahaya mas. Malah dililitkan dua kali sama dia," ujar teman korban dalam video yang diunggah @warung_jurnalis.
Baca: Masih Ingat Kasus Kopi Sianida? Kabar Buruk Jessica Kumala Wongso Pembunuh Mirna, Begini Putusan MA
Baca: Luhut Pandjaitan Ungkap Alasan tak Izinkan Putranya Masuk Akmil, Teringat Masa Orde Baru
Baca: Tips Ampuh Mengendalikan Gejala Asam Urat yang Terasa Sungguh Sangat Menyiksa
Namun korban rupanya tak mengindahkan peringatan tersebut.
Sehingga saat temannya kembali, korban sudah tewas dengan luka gigitan dan remuk dibagian leher.
"Pas saya balik beli nasi, udah ambruk dia," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jana-warga-kampung-citiru-desa-padasuka-kecamatan-kutawaringin-kabupaten-bandung-semasa-hidupnya.jpg)