Berita Viral

Seorang Guru yang Miliki 4 Istri Tega Cabuli Siswinya Sejak 2016, Video Hubungan Intim Tersebar

Video hubungan intim guru dan siswanya beredar. HU mengaku menjadi budak seks oleh gurunya sendiri.

Seorang Guru yang Miliki 4 Istri Tega Cabuli Siswinya Sejak 2016, Video Hubungan Intim Tersebar
NET
Ilustrasi video porno 

warga desa pun tak menyangka terduga tega dan berani melakukan perbuatan bejat tersebut.

"Saya sendiri sangat mengagumi beliau, sangat mengagumi. Sehari-sehari dia baik kepada masyarakat, dan alumni-alumni dari lembaga pendidikan beliau juga sangat mumpuni," ujarnya.

"Dengan kejadian sepeti ini menurut kami ini di luar akal sehat. Kalau kita sekilas memang tidak percaya sama sekali, karena memang kalau ada acara, beliau diundang itu selalu datang, komunikasinya juga baik, dari para siswa juga tidak ada tindakan yang tidak menyenangkan," katanya.

Pihak BPD Desa berharap kendati ada kejadian memalukan ini, lembaga pendidikan yang dipimpin terduga pelaku tetap berjalan normal.

Tidak mengganggu aktivitas belajar mengajarnya, karena ia menilai pendidikan sangat penting bagi masyarakat desa, dan bila mana ada kesalahan, itu bukanlah salah dari sebuah lembaga, namun kesalahan dari oknum.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, sesepuh dan masyarakat berharap ini tetap dijalankan. Dan ada satu rekan guru yang sanggup menjalankan, tapi hanya sementara. Karena menyangkut pendidikan, dan pendidikan itu sangat diperlukan oleh masyarakat, sehingga kelangsungan pendidikan itu diharap tetap berlanjut. Yang salah ya tetap salah, dan mengingat perekonomian masyarakat kayak ini, lembaga pendidikan di sini sangat diharapkan masyarakat, apabila kita sekolah di luar desa tentunya biaya akan lebih besar," harapnya.

Norsalam, mantan Kades setempat yang pada waktu kasus ini terkuak turut dihadirkan warga untuk dimintai pendapat pun membenarkan hal tersebut saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

"Iya kalau informasi pencabulan itu benar, karena saya selaku mantan Kades itu disuruh hadir ke sana untuk dimintai pendapat kelanjutan akan kasus ini, pada tanggal 10 Juni 2019," katanya.

Iapun mengimbau kepada warga untuk tidak main hakim sendiri dan berlaku anarkis di desa, dan menyerahkan seluruh prosesnya ke pihak berwajib.

Selanjutnya, dirinya juga meminta kepada pihak terduga pelaku untuk menyerahkan diri.

Halaman
1234
Editor: Aldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved