Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sekilas Kehidupan

Inilah Daerah 'Tersadis' Beri Hukuman Wanita Hamil di Luar Nikah, Diasingkan hingga Terancam Mati

Tapi, bagaimana jika seorang perempuan hamil di luar nikah mendapatakan hukuman dengan mempertaruhkan nyawa?

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Tribun Jatim-Tribunnews
Ilustrasi Hamil di Luar Nikah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hamil di luar nikah bagi seorang perempuan pada umumnya menjadi rahasia bagi keluarga maupun pribadi.

Kejadian-kejadian Hamil di luar nikah sudah banyak kita temui di belahan dunia.

Ada yang langsung dikawinkan dan ada pula calon debay yang digugurkan karena keadaan yang belum memungkinkan untuk punya anak.

Tapi, bagaimana jika seorang perempuan hamil di luar nikah mendapatakan hukuman dengan mempertaruhkan nyawa?

Ada di satu daerah ini, jika seorang kedapatan hamil di luar nikah, akan diasingkan dari desa atau tempat tinggalnya.

Tepatnya di Uganda, perlakuan berbeda akan diberikan kepada gadis remaja yang hamil diluar nikah, karena dianggap aib, mereka dibuang dan diasingkan ke sebuah pulau.

Mereka akan dibiarkan hidup terpencil hingga meninggal di pulau itu, jika beruntung mungkin mereka akan diselamatkan.

Seperti dilansir dari BBC, wartawan Patience Atuhire menemui seorang korban yang tinggal di pulau itu.

"Saat keluarga saya mengetahui bahwa saya hamil mereka menyuruh saya menaiki sampan, dan membawa saya ke Akampene (pulau hukuman), saya tinggal disana tanpa makanan ataupun air minum," kata korban bernama Kyitaragabirwe.

"Saya ingat waku itu saya kedinginan dan kelaparan,bahkan hampir mati," tambahnya.

Namun, pada hari kelima nelayan datang dan berkata bahwa dia akan dibawa pulang.

Follow Instagram Tribun Manado:

Baca: Batal Nikahi Patricia Razer, Rezky Aditya Mengaku Tak Menyesal

Baca: UPDATE Oknum TNI Prada DP Habisi Vera Karena Hamil, Periksa Bercak Sel Telur, Begini Hasil Visumnya

Baca: Cemburu Tak Diajak-ajak Istri Bisnis Online, Suami Sandera Anak Tiri & Minta Tebus Uang Ratusan Juta

"Saya takut dan bertanya-tanya, mungkin dia akan menipuku dan meleparkanku ke laut," jelasnya.

"Namun, dia berujar akan menjadikanku istrinya dan membawanya," kenangnya sambil duduk di teras rumahnya.

Sejak saat itu Kyitaragabirwe tinggal di Desa Kshungyera, yang dekat dengan pulau itu, di mana pulau itu hanyalah sebidang rumput terendam air.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved