Kecelakaan Lalu Lintas

Mobil Hitam Masuk Jurang Sedalam 15 Meter, Ini Nomor Polisinya

Kecelakaan di jalan Ratatahan - Langowan tepatnya di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara

Mobil Hitam Masuk Jurang Sedalam 15 Meter, Ini Nomor Polisinya
istimewa
Anggota Polsek Ratahan mengecek kedalam jurang lokasi dimana sebuah mobil pick up warna hitam celaka dan masuk jurang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas terjadi Sabtu (15/06/2019).

Lokasinya di jalan Ratatahan - Langowan tepatnya di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ‎

Keterangan Kapolsek Ratahan Kompol Ronny Tamalun kecelakaan yang terjadi adalah kecelakaan tunggal.

Dimana kendaraan mobil bernomor polisi DB 8892 BD yang dikemudikan oleh pria bernama Endri Sigar (25) bergerak dari arah Langowan menuju Ratahan.

Saat melintas di jalan Ratahan - Langowan.

Tepat di titik gunung potong, pengemudi membanting setik ke kiri.

Baca: Ini Penyebab ILC TV One Istirahat Tayang Setelah Pilpres 2019

Baca: Perbedaan Penyakit Asam Urat dan Rematik, Lengkap dengan Gejala, Penyebab & Tips Mencegahnya

Baca: Ramalan Zodiak Besok 16 Juni 2019, Virgo Optimis Sagitarius Tetaplah Tekun dan Sabar

Hal itu untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang bergerak dari arah sebaliknya, yaitu dari arah Ratahan menuju arah Langoan.

Dimana kondisi motor melambung mobil didepannya dari arah yang sama‎.

"Dari keterangan yang kami rangkum, karena insiden tersebut korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh keluar dari badan jalan dan masuk kedalam jurung kira-kira sedalam 15 meter disebelah kiri arah Langoan Menuju Ratahan," kata Kapolsek Ratahan Kompol Ronny.

Peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 08.00 wita, akibatnya pengemudi mobil pick up warna hitam yang masuk jurang sedalam 15 meter mengalami benturan dibagian dada.

Korban dibawa ke Rumah Sakit Tondano Minahasa.

Korban saat ini sudah didatangi oleh pria bernama Marcil Keso salaku pemilik kendaraan di RS Tondano.

Adapun dari hasil olah tempat kejadian perkara, selain karena ada persinggungan dengan kendaraan lainnya penyebab sementara kecelakaan tunggal itu karena jalan licin, lebar, beraspal beton atau hotmix, menanjak, dekat tikungan, tidak ada pagar pengaman jalan atau Guard rail.

Pada saat kejadian juga sedang turun hujan ringan dan lokasi kejadi jauh dari pemukiman penduduk.

"Kami sementara mengamankan STNK kendaraan, kendaraan masih berada didalam jurang. Lalu kami mencari informasi saksi, buat sketsa tempat kejadian perkara," tandas Kapolsek. (crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved