Pendidikan

Ini Dia Kampus Dengan Jurusan Youtuber dan Gamer

Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia beradaptasi menghadapi era digital dengan membuka prodi kekinian yang mengakomodir hobi

Ini Dia Kampus Dengan Jurusan Youtuber dan Gamer
ist/Tribun Wow
Youtubers 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anda ingin menjadi youtuber?. 

Atau bercita-cita sebagai gamer profesional.

Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia beradaptasi menghadapi era digital dengan membuka prodi kekinian yang mengakomodir hobi dan juga profesi baru masa depan.

Youtuber dan pehobi games bahkan kini memiliki kesempatan kuliah sesuai dengan minat dan bakat tersebut untuk akademik 2019/2020.

Beberapa perguruan tinggi menyediakan jurusan atau program studi khusus bagi gamer dan bahkan membuka jalur prestasi khusus untuk Youtuber.

Respon kebutuhan baru Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar menyampaikan dunia pendidikan saat ini harus merespons perkembangan zaman dengan membuka jurusan sesuai kebutuhan terkini.

Baca: Sidang Perdana Selesai, Ini Tiga Agenda Pada Sidang Gugatan Pilpres 2019 Yang Kedua.

Baca: Piala Dunia Wanita 2019 - 5 Alasan Pria Menonton, Dari Pemain Cantik hingga Kemungkinan adanya Drama

Baca: Nekat, Pria 20 Tahun Ini Pegang Pisau lalu Cegat Mobil Tim Khusus Reskrim Polresta

“ Prodi-prodi tersebut melakukan berbagai inovasi dan penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan baru ini,” ujar Ismunandar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/6/2019).

Menurut dia, profesi Youtuber secara umum bisa menempuh studi di jurusan berkaitan dengan broadcasting dan komunikasi, sedangkan gamer bisa menyalurkan kemampuan membuat game di program studi berhubungan dengan komputer science dan desain komunikasi visual.

Ismunandar juga berharap perguruan tinggi mampu merespons berbagai kebutuhan baru di dunia kerja melalui penyediaan program studi baru serta menyesuaikan materi kuliah dan metode belajar mengajar.

“Kami mendorong perguruan tinggi selalu merespons dengan cepat berbagai kebutuhan baru ini. Mulai bidang-bidang baru yang harus dibentuk maupun melakukan berbagai penyesuaian atau update materi dan pendekatan pembelajarannya,” ucap Ismunandar.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved