Kilas Balik

Benarkah Kabar yang Beredar Bahwa Soekarno Pernah Perintahkan Bikin Bom Nuklir? Berikut Selengkapnya

Pernah beredar kabar kalau Soekarno sempat memerintahkan untuk membuat bom nuklir pada masa kepemimpinannya

Tribun Medan - Tribunnews.com
Kolase Soekarno dan Bom Nuklir 

Negara adidaya semacam AS juga tak luput dari agenda kerjasama LTA, termasuk berkolaborasi dengan International Atomic Energy Agency (IAEA).

AS yang kala itu dipimpin John F Kennedy, memandang proyek nuklir Indonesia bersifat damai, ditandai dengan kerjasama bilateral AS dan Indonesia pada Juni 1960.

Baca: Tampil Cantik Dengan Hair Treatmet dari Salsa Salon di itCenter

Warga saksikan reaktor nuklir di Batan, Kompleks Puspitek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (25/9/2018)
Warga saksikan reaktor nuklir di Batan, Kompleks Puspitek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (25/9/2018) (TribunJakarta/Jaisy Rahman)

Banyak keuntungan yang didapat Indonesia dari kerjasama itu, seperti AS mengirimkan tenaga ahli pernuklirannya untuk mengajari ilmuwan-ilmuwan Indonesia melakukan pengayaan uranium.

Padahal, ilmu dan peralatan pengayaan uranium sangatlah berharga dan tak setiap negara mau memberikan ilmunya ke negara lain.

Pada tahun 1965, Indonesia meresmikan pengoperasian reaktor nuklir pertamanya yang diberi nama Triga Mark II.

Program nuklir Indonesia semuanya tampak berjalan mulus sampai akhirnya Kennedy ditembak mati.

Sepeninggal Kennedy, hubungan AS-Indonesia jadi suram dan program nuklir Indonesia yang didukung Paman Sam jadi tak jelas nasibnya.

Saat itulah berkecamuk Perang Vietnam dan Inggris kembali untuk pembentukan Federasi Malaya.

Saat itulah muncul kabar kalau Soekarno membelokkan program nuklir Indonesia menjadi senjata untuk melawan ancaman asing.

Baca: Golkar Sulut Sebut MEP Berpotensi Besar Diusung Pada Pilkada Minsel

Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium
Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium (Pinterest)

Melihat China  berhasil menguji coba bom atom pertamanya pada tahun 1964, Soekarno pun menjadikan negara panda itu sebagai rujukan dalam pembuatan bom nuklir.

Soekarno lantas secara sembunyi-sembunyi mulai mengirim ahli-ahli nuklir dalam negeri untuk dikirim belajar ke China, demi Indonesia mempunyai bom nuklir.

AS yang mulai mencium gelagat Indonesia itu pun mulai gelagapan dan tak bisa menghentikan program nuklir Indonesia.

Tapi sejarah berkata lain, program pembuatan bom nuklir Indonesia menjadi tak jelas sampai  kekuasaan Soekarno tumbang tahun 1965.

Di Balik Kabar Soekarno Menyimpan Harta Miliaran di Swiss

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved