Berita Nasional
10 Turis Singapura Dikabarkan Tenggelam, Berawal dari Carter Kapal
Tiga kru kapal carteran bersama 10 turis asal Singapura tenggelam di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Sebelumnya, jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit Siloam Manado, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Karombasan.
Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Friece Sumolang SH MH, saat dikonfirmasi wartawan tribunmanado.co.id, Rabu (12/06/2019) tadi, membenarkan adanya warga China yang meninggal di perairan Kepulauan Bunaken.
"Iya benar, nanti bisa hubungi pak Arman Kasi Inteldak (Intelijen dan Penindakan) saya," ungkapnya.
Sementara itu Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas I TPI Manado Harman Takasiliang, ketika dikonfirmasi, jug membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Ini masih lagi koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara, menunggu keluarganya datang dari China," bebernya.
Penjelasan Polisi
Kematian satu warga China di Perairan Bunaken Kepulauan Xie Wei di Perairan Bunaken masih diselidiki Polresta Manado, Selasa (11/6/2019).
Demikian diungkapkan Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel.
"Benar, memang ada warga asing yang meninggal di Perairan Bunaken Kepulauan," ujarnya ke awak media, Rabu (12/6/2019) tadi.
Dijelaskannya, sampai saat ini pihaknya sementara melakukan penyelidikan mengenai kematian warga asing tersebut.
"Kita juga sudah melaporkan peristiwa ini ke kedutaan Jakarta," bebernya.
Lanjutnya, saat ini jenazah dititipkan ke ruang pemulasaran RS Bhayangkara Karombasan.
"Untuk visum, kami masi menunggu keluarganya yang katanya sedang dalam perjalanan menuju Kota Manado. Kepastiannya besok, kalau keluarganya sudah ada," tambah Bawensel.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Friece Sumolang SH MH, membenarkan adanya warga China yang meninggal di Perairan Kepulauan Bunaken.
"Jadi korban tiba di Manado pada 10 Juni 2019 lalu bersama satu teman peremuan," ujarnya.