Sulawesi Utara
Provinsi Ini Jadi Satu-satunya Daerah di Sulawesi yang NTP-nya Turun
Sulawesi Utara (Sulut) jadi satu-satunya provinsi di Pulau Sulawesi yang Nilai Tukar Petani (NTP) pada Bulan Mei 2019 turun.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulawesi Utara (Sulut) jadi satu-satunya provinsi di Pulau Sulawesi yang Nilai Tukar Petani (NTP) pada Bulan Mei 2019 turun.
Dari enam provinsi yang ada di Sulawesi Utara, lima di antaranya mengalami kenaikan NTP.
Rinciannya, Sulbar 0, 83 persen, Sulteng dan Gorontalo 0, 44 persen, Sulsel 0, 43 persen dan Sultra 0, 19 persen.
Dr Ateng Hartono mengatakan, turunnya NTP tak lepas dari fenomena anjloknya harga komoditas tanaman perkebunan yang selama ini jadi andalan petani di Sulut.
"Sampai saat ini harga kopra masih relatif rendah.
"Sementara masih banyak yang bergantung pada sektor itu," ujar Ateng, Selasa (12/06/2019).
Khusus Sulut, dari lima subsektor pertanian, yakni tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, perikanan dan peternakan, hanya holtikultura yang mengalami kenaikan nilai di Bulan Mei.
Ia menjelaskan hal ini sejalan dengan fakta bahwa sejumlah komoditas holtikultura mengalami kenaikan harga signifikan di bulan kemarin.
"Misalnya tomat dan cabai rawit. Itu naiknya lumayan sehingga subsektor ini naik," katanya.
Sementara, untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Sulawesi, seluruh provinsi mengalami kenaikan.
Rinciannya, Sulbar 1, 84 persen, Gorontalo 1, 77 persen, Sultra 1, 25 persen, Sulsel 1, 11 persen, Sulteng 1, 08 persen dan Sulut 0, 41 persen.
NTP Bulan Mei 6 Provinsi di Sulawesi
1. Sulut -7, 78%
2. Sulteng 0, 44%
3. Sulsel 0, 42%
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bps-sulut-rilis-angka-inflasi-deflasi.jpg)