Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wisata Sejarah

Wisata Sejarah Sambil Cek Daftar Marga Minahasa di Benteng Moraya

Terletak di Tondano, Benteng Moraya termasuk objek wisata sejarah. Sebelum dibangun jadi objek wisata, lokasi ini merupakan rawa.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Maickel Karundeng
ryo noor/tribun manado
Seorang pengunjung berfoto sambil menunjuk marga yang terdaftar di dinding marga Objek Wisata Benteng Moraya 

Nama tersebut disertakan dengan semen, dibentuk huruf menonjol.

Sejak dinding ini dibangun pertama kali sudah ada daftar marga, belakangan Maxi menambahkan 18 marga.

Pengunjung yang datang tak hanya lokal, tapi mancanegara atau orang Minahasa yang tinggal di luar negeri.

Maxi mengisahkan seorang turis bule asal belanda muncul beberapa hari lalu.

Siapa sangka? Orang dimaksud bermarga orang Minahasa.

"Marganya Sepang, senang sekali dia (bule) namanya ada di daftar, orang bule tapi lancar bahasa Tondano, " ujar dia.

Dari pengalamannya menjaga Benteng Moraya, marga tertera di dinding ini jadi kebanggaan.

"Artinya orang Minahasa bangga sebagai orang Minahasa, " kata dia.

Dari ribuan marga yang terdaftar sejauh ini paling banyak dari huruf M. Teracatat sedikitnya 3 bak dinding disiapkan untuk marga dari huruf M. (ryo)

Baca: Foto dan Video di Instagram Bisa Didownload, Ini Tipsnya

Baca: 4 Artis Indonesia ini Ganti Nama Setelah Pindah Agama

Baca: UPDATE Nur Khamid & Istri Bulenya Rayakan Bersama Lebaran 2019, Polly: Semoga Bahagia Selalu

Baca: Australian Open 2019 - Kalahkan Loh Kean Yew, Tommy Sugiarto ke Perempat Final

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved