Renungan

Renungan: Keyakinan Saat Berpisah

Ketika anak-anak memutuskan untuk studi ke luar kota dalam kurun waktu tertentu, itu bisa menjadi saat yang memilukan.

Renungan: Keyakinan Saat Berpisah
FACEBOOK/NICO GARA
Pendeta Nico Gara 

Renungan Minggu oleh:
Pendeta Nico Gara
Mantan Sekretaris Umum BPMS

Bacaan: Kisah Para Rasul 20:17-35
Setahun: 2 Tawarikh 31-33
Nats: "Sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman anugerah- Nya yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu warisan yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya." (Kisah Para Rasul 20:32)

BERPISAH dengan orang-orang yang terkasih kerap menjadi saat yang menyedihkan.

Ketika anak-anak memutuskan untuk studi ke luar kota dalam kurun waktu tertentu, itu bisa menjadi saat yang memilukan.

Para orang tua tak lagi bisa berkomunikasi serutin sebelumnya.

Mereka pun tidak lagi memberi pengawasan secara langsung.

Ada rasa cemas.

Dalam situasi demikian keyakinan kita kepada Allah yang setia tengah diuji.

Rasul Paulus merasakan kesedihan yang sama ketika harus berpisah dengan para pemimpin dan jemaat di Kota Efesus.

Tiga tahun masa perintisannya membangun gereja dan mengajar orang-orang di Efesus, hubungan itu sudah terjalin begitu dekat dan Paulus menganggap mereka seperti keluarga sendiri.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved