Ujian Nasional
Wagub Akan 'Tampar Orang' Jika Tak Ada Inovasi Mengenai Pendidikan
Nilai rata -rata hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK Sulawesi Utara berada di deretan terbawah nasional.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nilai rata -rata hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK Sulawesi Utara berada di deretan terbawah nasional.
SMA di urutan 32 dari 34 provinsi, sementara SMK di urutan 31 atau ketiga terbawah secara nasional
Berdasarkan hasil itu , Wagub Sulut Steven Kandouw menanggapinya. Dia mengatakan parameter pendidikan tidak hanya nilai UN.
"Anak lulus bukan cuma (karena) UN, tapi ada kehadiran, ulangan harian. Variabel UN hanya satu di antaranya," kata wagub kepada tribunmanado. co.id, Rabu (22/5/2019)
Wagub mengatakan sebenarnya nilai UN Sulut sudah baik, tapi nilai daerah lain jauh lebih meningkat.
Baca: Kronologi Siswa SMA yang Tidak Lulus Ujian Nasional karena Kritik Kebijakan Kepala Sekolah
Baca: Kronologi Lengkap Aksi 22 Mei, Mulai dari Unjuk Rasa Damai Sampai Pembakaran Puluhan Mobil
Baca: Olly Dondokambey Tegaskan Jokowi Yang Paling Berperan Besar Bangun Sulut
"Tahun depan kita tingkatkan lagi, " kata dia.
Wagub mengatakan nilai UN di jejeran terbawah secara nasional, dunia belum kiamat
"Buktinya kelulusan 99 persen," kata Wagub.
Pernyataannya bukan sebagai bentuk pembelaan, ini jadi motivasi sektor pendidikan harus kerja keras
"Tahun depan saya langsung awasi. Siapa yang tak ada terobosan kena tampeleng (tampar)," ujar wagub.
Sikap pemprov tak menyalahkan siapapun, termasuk kepala sekolah.
Baca: Kawal Aksi 22 Mei, Polisi Amankan Ambulans Berlogo Parpol
Baca: Kawal Aksi 22 Mei, Polisi Amankan Ambulans Berlogo Parpol
Baca: Ruangan Pelayanan Polresta Nyaman, Urus SKCK Masyarakat Harus Bayar Biaya Ini
Sekprov Sulut Edwin Silangen mengatakan nilai UNBK tidak jadi harga mati kualitas pendidikan Sulut.
Soal nilai rata-rata di jejeran terbawah nasional Sekprov mengatakan, jadi tantangan pemerintah ke depan untuk lebih meningkatkan kinerja
"Tahun depan bisa lebih baik," kata dia.
Langkah strategis sedang disusun.
"Ada rencana aksi, banyak variabel terkait, " ujar dia. (Ryo)