News Analysis

Dinasti Politik dari Dua Sisi

Kemunculan figur dalam dinasti politik ini bisa disebut instan, bahkan mengabaikan pengkaderan lewat parpol.

Dinasti Politik dari Dua Sisi
ISTIMEWA
Alfons Kimbal. 

News Analisis oleh:
Alfons Kimbal
Pengamat Politik Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Politik dinasti ditinjau dari dua sisi.

Pertama, berkembangnya Dinasti Politik bisa dikatakan sebagai sebuah kemunduran nilai demokrasi.

Tapi di sisi yang lain, hak sebagai warga negara dijamin UU untuk dipilih dan memilih dalam proses demokrasi, termasuk mencalonkan atau dicalonkan di Pemilu.

Politik dinasti ini bukan hal baru, sudah sejak dulu menjamur.

Masih lekat ingatan dinasti politik di Banten.

Meski banyak sorotan tapi terus berkembang.

Di Sulut pun demikian, pada Pemilu 2019 daftarnya cukup panjang, hampir semua kepala daerah menjalankan ini.

Kemunculan figur dalam dinasti politik ini bisa disebut instan, bahkan mengabaikan pengkaderan lewat parpol.

Padahal fungsi parpol menyiapkan kader terbaik untuk menempati jabatan publik, tapi diabaikan pengkaderan ini secara instan.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved