Perayaan Kelulusan Siswa
Seusai Pelajar Rayakan Kelulusan, Siswi SMK Dibonceng Pacar Tewas Tertabrak Tengah Malam
Seorang siswi SMK bernama Irene Soenarno (17), tewas di lokasi kejadian setelah tubuhnya ditabrak sepeda motor.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Alexander Pattyranie
Lebih jauh, lusy menerangkan jika Irene Soenarno, adalah sosok anak yang baik hati, pintar, rajin beribadah, mandiri dan sayang pada orang tuanya yang merawatnya dari sejak kecil sambil menulis nama seseorang (Nova Soenarno).
BACA JUGA BERITA HEBOH:
Baca: Misteri Suara Ponsel & Kegelisahan Kasir Indomaret Sebelum Dimutilasi di Penginapan
Baca: VIDEO Oknum TNI Mutilasi Kasir Indomaret di Penginapan, Ibu Korban: Dia Kasar dan Suka Main Tangan
Baca: TERUNGKAP Hasil Autopsi Kasir Indomaret yang Diduga Dimutilasi Oknum TNI: Wajah Korban Menghitam
Baca: Pesan Terakhir Kasir Indomaret Sebelum Tewas Dimutilasi Oknum TNI: Aku Kangen dengar Kamu Ngaji
Dikutip Tribunmanado.co.id dari unggahan Lusy, menurut informasi dari teman-temannya, Irene sewaktu dibawa ke RS Medical Paal 2, ternyata masih menggunakan seragam sekolah penuh dengan coretan.
Irene dan rekan-rekannya ternyata dari Kawasan Mega Mas melakukan konvoi dengan mengendarai sepeda motor menuju Taman Sari (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengabil foto di tempat tersebut.
Namun siapa sangka maut di depan mereka.
Irene yang saat itu diboncengi pacarnya mengalami kecelakaan yang tragis.
Sebuah motor dengan kecepatan yang tinggi menabrak keduanya.
Tribunmanado.co.id masih mengutip sumber yang sama, menurut keterangan saksi yang ada di lokasi, kedua pelajar itu diduga mengendarai sepeda motornya kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi jalan.
Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai dua pasangan itu ditabrak sepeda motor yang melaju dari arah yang berlawanan.
Pengendara sepada motor yang menabrak Irene dan pacarnya itu kemudian melarikan diri meninggalkan dua pelajar tersebut dalam keadaan kritis.
Informasi yang didapat Tribunmanado.co.id, Irene Soenarno tewas di lokasi kejadian.
Sementara sang pacar yang Tribunmanado.co.id belum ketahui namanya itu sedang menjalani perawatan RS Medical Center dalam keadaan kritis.
Di akhir keterangannya, Lusy menyebut jika Lorong Gardu Induk PLN Paal dua, merasa kehilangan dan berduka.
Anak Gardu Induk ( ANGARIN).
"Selamat jalan, Irene. Semoga mendapat tempat terbaik di pangkuan-TUHAN dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," Tulis Lusy diakhir postingannya itu.