Kecelakaan Maut
Firasat Sang Ibu: Irene Soenarno Banyak Menciumnya, Siswi Tewas Ditabrak Saat Rayakan Kelulusan
Suasana duka dialami Nova Soenarno ibu dari Irene Soenarno yang tewas ditabrak sepeda motor saat merayakan kelulusan
Penulis: Fistel Mukuan | Editor:
Firasat sang ibu, Irene Soenarno siswa yang tewas usai rayakan kelulusan, banyak Mencium Dirinya, Siswi Tewas Ditabrak Saat Rayakan Kelulusan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Duka dialami Nova Soenarno ibu dari Irene Soenarno (17) yang tewas ditabrak sepeda motor saat merayakan kelulusan.
Menurut Nova Soenarno, ibu korban, kemarin sempat heran setelah penamatan saat penyerahan bunga, Irene banyak mencium dirinya .
"Saya merasa bahagia tetapi heran dengan ciuman yang menurutnya sudah kebanyakan, diberikan Iren dalam penamatan kemarin sebelum ke Megamas.
Selain itu tidak punya firasat yang lain, bahwa akan ada kejadian seperti ini,"ucap Nova.
Pemakaman rencananya besok. "Karena sekarang masih menunggu ayahnya dari Gorontalo," tambahnya.
Irene dikenal dengan anak yang baik dan dengar-dengaran, dan aktif dalam keanggotaan sebagai pemuda GMIM.
Korban merupakan kecelakaan Laka lantas, yang terjadi di Depan Transmart Kairagi jalan AA Maramis Manado, sekitar pukul 24.00 Wita, Senin (13/5/2019).
Baca: 7 Fakta Ananda Hafid Rifai, Siswa SMA Peraih Nilai 100 di Semua Mata Pelajaran Ujian Nasional 2019
Baca: Sosok Irene Sonarno, Siswi SMK Tewas Kecelakaan saat Rayakan Kelulusan, Guru Ungkap Kelakuannya
Baca: Firasat Sang Ibu: Irene Soenarno Banyak Menciumnya, Siswi Tewas Ditabrak Saat Rayakan Kelulusan
Baca: Heboh, Dikira Bangkai Tikus Ternyata Tubuh Perempuan Dimutilasi, Mayat hanya Pakai Celana Dalam
Baca: Mahkota Janda Direbut Brondong Penipu, Mobil dan Handphone Dibawah Kabur
Baca: Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Grobogan, Punya Anak 6 Bulan dan Tinggal di Rumah Sewa
sebelumnya Sebuah postingan kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian menjadi viral di media sosial (Medsos) Facebook.
Postingan itu menjelaskan jika ada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan AA Maramis.
Kecelakaan tersebut berujung pada kematian seorang siswi SMK yang saat itu sedang merayakan kelulusan sekolah.
Dalam unggahan yang diunggah oleh akun Facebook Lusy Liavid Loindong menerangkan soal perayaan kelulusan yang berujung maut dengan emoticon menangis sambil menulis nama korban tewas tersebut.
Selain menulis keterangan, sang penggungah juga melampirkan 4 foto.
Foto pertama adalah foto seseorang sedang terbaring di ranjang rumah sakit, sementara dua foto lainnya adalah foto sejumlah anak sekolah yang bajunya sudah tercoret-coret sedang duduk seperti menunggu sesuatu.
Sementara foto yang keempat adalah foto seorang gadis cantik mengenakan kebaya putih dengan kain batik sebagai bawahannya.
Nama siswi SMK yang tewas dalam kecelakaan itu disebut bernama Irene Soenarno.
Dijelaskan Lusy di paragraf berikut, jika kecelakaan itu diluar dugaan hingga mengakibatkan korban jiwa.
Tulis Lusy, ada dua pelajar yang mengalami kecelakaan lalu lintas, tepat di depan Transmart Kairagi Jalan. AA. Maramis Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Dari insiden itu, tulis Lusy, jika gadis cantik bernama Irene Soenarno (17), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.
Baca: Setelah Rayakan Kelulusan, Pelajar SMK Ini Terlibat Kecelakaan, Seorang Siswi Tewas Ditabrak Motor
Baca: Heboh, Muda-Mudi Ini Buka Baju di Tempat Umum saat Bangunkan Sahur, Masyarakat Geram
Baca: Oknum Co-Ass di RS Kandou Diduga Tertidur Saat Menjaga Pasien, Bayi Prematur Meninggal Dunia
Baca: PSK Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Leher, Kaki, dan Tangannya dalam Keadaan Terikat
Kejadian itu tulis Lusy terjadi, Senin (13/05/2019) sekitar pukul 23.30 Wita abis Irene menyelesaikan studinya di tingkat SMK.
Saat kejadian berdarah itu, Irene ternyata sedang bersama pacarnya yang saat ini juga sedang di RS Medical dan dalam kondisi sekarat.
Lebih jauh, lusy menerangkan jika Irene Soenarno, adalah sosok anak yang baik hati, pintar, rajin beribadah, mandiri dan sayang pada orang tuanya yang merawatnya dari sejak kecil sambil menulis nama seseorang (Nova Soenarno).
Dikutip Tribunmanado.co.id dari unggahan Lusy, menurut informasi dari teman-temannya, Irene sewaktu dibawa ke RS Medical Paal 2, ternyata masih menggunakan seragam sekolah penuh dengan coretan.
Irene dan rekan-rekannya ternyata dari Kawasan Megamas melakukan konvoi dengan mengendarai sepeda motor menuju Taman Sari (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengabil foto di tempat tersebut.
Namun siapa sangka maut di depan mereka.
Irene yang saat itu diboncengi pacarnya mengalami kecelakaan yang tragis.
Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas membenarkan peristiwa tersebut.
"Jadi ada dua sepeda motor yang melarikan diri. Sebelumnya salah satu dari dua sepeda motor tersebut menyenggol motor yang ditunggangi korban," ujar Kasat Lantas.
Dilanjutkannya, sepeda motor Suzuki DB 6234 CE yang dikendarai korban Rivaldi Salim (18), warga Kelurahan Winangun Satu, Lingkungan I, Kecamatan Malalayang, sambil membonceng perempuan Irene terjatuh ke aspal.
"Sementara perempuan Irene yang di bonceng terpental ke aspal," tambah Luas.

Tragisnya, saat korban Irene terjatuh ke aspal, satu sepeda motor lainnya yang berada di belakang mereka menabrak korban Irene.
"Dua sepeda motor yang menabrak tidak jatuh, dan melarikan diri dari lokasi kejadian," ungkap Kasat Lantas.
Dijelaskannya, perempuan Irene meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala.
"Sementara lelaki Rivaldi mengalami luka nyeri di bahu, dada serta kedua kakinya lecet," tambah mantan Kasat Lantas Polres Minahasa ini.
Ditegaskannya juga, pihaknya sementara menyelidiki kasus ini.
"Unit Laka Lantas sementara mengumpulkan data dari saksi-saksi untuk mencari tahu identitas kedua sepeda motor yang menabrak para korban," tegasnya.
Baca: 10 Mantan Kepala Daerah Nyaleg di Sulut, Hanya Segelintir yang Menang, Berikut Sosok Mereka
Baca: WASPADA! Berita Terkini Cacar Monyet Monkeypox Mengancam Indonesia, Ini Cara Pencegahannya
Baca: Hasil Pemilu 2019, 7 Mantan Kepala Daerah Tumbang, Ada yang Cetak Hattrick Kekalahan
Baca: Setahun Berlalu Tragedi Bom Bunuh Diri Guncang Surabaya, Sakit Sosial Terpa Keluarga Pelaku
Baca: Serangan Mendadak Kelompok KKB Papua Egianus Kogoya Cs Tewaskan Prajurit TNI, Pratu Kasnun Gugur
Follow juga akun instagram tribunmanado
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV