Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan

VIRAL, Ibu Tega Bunuh & Buang Bayinya yang Baru Dilahirkan

Tertangkapnya Kartini, berawal dari informasi warga yang merasa curiga terhadap kondisi pelaku yang semula hamil.

Editor:
Warta Kota
Ilustrasi Pembunuhan Bayi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Pelaku pembuang bayi di saluran irigasi yang bikin warga Brebes geger  akhir April lalu, tepatnya Kamis (25/4/2019), akhirnya ditangkap polisi, Minggu (5/5/2019).

Dilansir dari Tribunjateng.com, tim Resmob Polres Brebes berhasil menangkap pelaku pembuangan bayi di saluran irigasi area persawahan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.

Pelaku tak lain adalah ibu kandung bayi nahas tersebut.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, pelaku yaitu Kartini (31), warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari. Ia ditangkap saat berada di RS Kariadi Semarang.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan kami juga mendapat berbagai informasi dari warga, pelaku akhirnya berhasil kami tangkap di Semarang," kata Tri Agung, Minggu (5/5/2019).

Tertangkapnya Kartini, berawal dari informasi warga yang merasa curiga terhadap kondisi pelaku yang semula hamil.

Akan tetapi, saat ada kabar soal penemuan mayat bayi di saluran irigasi, warga melihat perut pelaku sudah kembali normal.

"Warga ada informasi yang disampaikan ke Polsek Wanasari.

Kemudian dilakukan pencarian dan menemukan pelaku di RS Kariadi.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Brebes," jelasnya.

Tri Agung mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, bayi yang dibuang sudah meninggal saat dilahirkan.

Untuk memastikan kematiannya, pelaku kemudian mencekik anaknya itu.

Baca: Tak Bertemu Orang Tua Selama Bulan Puasa, Zaskia Gotik Janjikan Ini

Baca: TES KEPRIBADIAN: Ungkap Karaktermu dengan Pilihan Gambar, Cek di Sini!

Baca: Mutiara Ramadan: Makna Puasa, Apa Perbedaan Lapar Karena Telat Makan dengan Lapar Karena Puasa?

Saat ditemukan, jasad bayi yang dibuang ada luka-luka.

Di antaranya, luka di bagian kepala, leher dan bagian pinggang.

Diduga luka-luka tersebut akibat kekerasan yang dilakukan ibunya saat sang bayi masih hidup.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved