Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kronologi Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Bekasi, 1 Orang Meledakkan Diri Sebelum Diamankan

Terduga pelaku yang tewas, meledakkan diri dan masih membawa sebuah pisau. Dari bom bunuh diri tersebut, diperkirakan daya ledaknya masih lemah.

Istimewa
ilustrasi bom bunuh diri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - KRONOLOGI Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Bekasi, Satu Orang Pilih Meledakkan Diri. Lokasi terduga teroris meledakkan diri ketika hendak ditangkap Densus 88 di Kampung Jatikramat RT 1 RW 1, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (5/4/2019).

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 melakukan penangkapan terduga teroris di Bekasi Jawa Barat, Minggu (5/5/2019).

Dari penangkapan tersebut, satu terduga teroris tewas meledakkan diri sesaat sebelum diamankan.

Dikutip dari Wartakota, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto membenarkan hal tersebut.

"Iya benar, saat hendak ditangkap dia meledakkan diri, jadi meninggal dunia," kata Indarto, Minggu (5/5/2019).
Terduga pelaku yang meledakkan diri tinggal di Kampung Katikramat, Kelurahan Jatikkramat, Kecamatan Jatiasih, Bekasi.

Dijelaskan oleh Indarto, ada dua terduga teroris yang diamankan di lokasi tersebut.

Satu di antaranya ditangkap dalam keadaan hidup.

Baca: Sabet 19 Emas, Taekwondo Sulut Target Pertahankan Tradisi di Popnas dan Kejuaraan PPLP

"Satu orang ditangkap dalam kondisi hidup, satu lagi sebelum ditangkap meledakkan diri, sehingga meninggal dunia," ujar Indarto.

Ditambahkannya, penangkapan kedua terduga teroris dilakukan di satu titik yang sama, hanya saja berjarak 100-200 meter.

"Karena posisinya bareng, satu ditangkap, satu lari, kemudian dikejar terus meledakkan diri" jelas Indarto.

Terduga pelaku yang tewas, meledakkan diri dan masih membawa sebuah pisau.

"Tadi saya ada di TKP, ada terduga bawa pisau belati, sambil meledakan diri, di TKP tak ditemukan (paku dan lainnya)," kata Indarto.

Dari bom bunuh diri tersebut, diperkirakan daya ledaknya masih lemah.

"Mungkin tidak sempurna, karena terburu-buru sambil dikejar, menyalakan sumbunya jadi ada suara seperti mercon, tapi asapnya tebal. Jenis bom itu teknis, tanyakan ke Densus," ungkap Indarto.

Lokasi terduga teroris <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/meledakkan-diri' title='meledakkan diri'>meledakkan diri</a> ketika hendak ditangkap <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/densus-88' title='Densus 88'>Densus 88</a> di Kampung Jatikramat RT 1 RW 1, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (5/4/2019).
Lokasi terduga teroris meledakkan diri ketika hendak ditangkap Densus 88 di Kampung Jatikramat RT 1 RW 1, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (5/4/2019). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Tak hanya melakukan penangkapan terduga teroris, densus 88 juga melakukan penggerebekan di sebuah kios kosong yang berlokasi di Jalan Pasar Babelan, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved